DPR Apresiasi BP2MI Perluas Penempatan PMI ke Jerman
Sabtu, 12 Februari 2022 - 09:04 WIB
loading...
Indonesia melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) secara resmi memulai program untuk menempatkan PMI profesi tenaga perawat ke Jerman. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Indonesia melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) secara resmi memulai program untuk menempatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) profesi tenaga perawat ke Jerman. Program ini dalam skema penempatan Government to Government (G to G) yang akan dimulai pada 2022.
Baca juga: Ketua DPD RI Minta Pekerja Migran Indonesia Dilindungi Hukum
Langkah tersebut diapresiasi oleh DPR, karena dapat memperluas lapangan kerja yang lebih terlindungi di luar negeri dan memperbanyak pemasukan devisa negara.
"Itu menjadi bagian dari tugas Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam memperbanyak kerja sama dengan konsep G to G atau lainnya," ujar Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo, Jumat (11/2/2022).
"Namun kita dorong bahwa tugas BP2MI ini untuk memperluas kerja saudara kita yang punya keahlian supaya mendapatkan hormat, imbalan dan penempatan kerja yang laik," tambahnya.
Menurut Rahmad, perluasan kerja sama BP2MI dengan sejumlah negara maju dengan skema G to G untuk penempatan PMI sangat baik. Dengan langkah tersebut peluang masyarakat yang memiliki keahlian menjadi terbuka lebar.
Baca juga: Ketua DPD RI Minta Pekerja Migran Indonesia Dilindungi Hukum
Langkah tersebut diapresiasi oleh DPR, karena dapat memperluas lapangan kerja yang lebih terlindungi di luar negeri dan memperbanyak pemasukan devisa negara.
"Itu menjadi bagian dari tugas Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam memperbanyak kerja sama dengan konsep G to G atau lainnya," ujar Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo, Jumat (11/2/2022).
"Namun kita dorong bahwa tugas BP2MI ini untuk memperluas kerja saudara kita yang punya keahlian supaya mendapatkan hormat, imbalan dan penempatan kerja yang laik," tambahnya.
Menurut Rahmad, perluasan kerja sama BP2MI dengan sejumlah negara maju dengan skema G to G untuk penempatan PMI sangat baik. Dengan langkah tersebut peluang masyarakat yang memiliki keahlian menjadi terbuka lebar.
Lihat Juga :