Ketajaman Berpikir dan Peran ICMI

Jum'at, 11 Februari 2022 - 15:49 WIB
loading...
A A A
Dalam perjalanannya, terkesan, ICMI seakan tenggelam. Tak terdengar lagi kiprahnya. Situasi politik nasional, diduga menjadi faktor penyebabnya. Para cendekiawan muslim, banyak larut berkiprah di bidang politik praktis, daripada tegar dan teguh berkiprah di bidang kebajikan, amar ma’ruf nahi munkar. Pada kondisi demikian, dipertanyakan: mampukah ICMI menajamkan pemikiran, sekaligus berperan konkret mengatasi problema kebangsaan?

Dikatakan oleh Ketua Umum terpilih periode 2021-2026, Arif Satria, bahwa dalam Rakernas (Sabtu, 29 Januari 2022) disepakati untuk dibahas empat agenda. Pertama, ICMI sebagai solusi dan inspirasi bangsa. Kedua, ICMI menjadi rumah besar umat Islam. Ketiga, ICMI mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara. Keempat, ICMI memelopori gagasan-gagasan dan gerakan agenda-agenda aksi untuk pembangunan. Keseluruhannya dibahas dengan napas keislaman, kecendekiawanan, dan keindonesiaan.

Hemat saya, agenda-agenda tersebut, perlu dijabarkan secara detail, agar implementatif, sehingga hasilnya konkret, dapat dinikmati semua komponen bangsa. Penjabaran berbagai program, mesti dikaitkan dengan situasi kekinian, antara lain: economic change, four point zero, dan pandemi Covid-19. Layak diapresiasi, bila prioritas kegiatan difokuskan pada masyarakat bawah. Bidang kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan akhlak, perlu dijadikan fokus perhatian.

Satu hal, betapa pentingnya peningkatan ketajaman berpikir ICMI, dalam menangani segala aspek kehidupan. Dimaksud ketajaman berpikir adalah sensitivitas, fungsionalitas, dan terintegrasinya penggunaan akal (‘aql), hati (qalb), dan anggota tubuh (jawarih) sebagai proses berpikir, berkesibambungan dengan peran konkret, sehingga mampu dihasilkan produk-produk bermanfaat untuk pemajuan peradaban bangsa. Alquran dan as-Sunah, wajib dijadikan sumber motivasi, sumber enegri, dan pengendali arah-kiblat kegiatan.

Konsep berpikir, memiliki makna dan relasi dengan konsep ilmu (‘ilm). Orang yang selalu berpikir tentang suatu ilmu disebut ‘arif atau ‘alim. Boleh jadi suatu kebetulan, Ketua Umum ICMI sekarang bernama Arif Satria. Apapun bentuk relasinya, semua insan ICMI wajib terus berpikir tajam, arif, berilmu, dan senantiasa bersikap ksatria. ICMI adalah organisasi fungsional, sepadan fungsi kunci pembuka jalan menuju kebaikan (al-khair) dan keselamatan (al-sa’adah/al-salamah).

Ketajaman berpikir itu identik dengan penyulut cahaya pengetahuan (Al-Ghazali, t.t: 2797). Bila ICMI mampu berpikir tajam, maka cahaya terang akan bersinar di sepanjang lorong kehidupan. Dengan ilmu pengetahuan dan derap langkah kegiatan yang sistemik, konkrit dan akuntabel, maka ICMI akan berperan sebagai pemandu dan pemberi nutrisi kehidupan berbangsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi dengan 138 Kampus...
Sinergi dengan 138 Kampus dalam Pendidikan Advokat, Peradi Profesional Raih Rekor MURI
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
ABP PTSI Gelar Munas...
ABP PTSI Gelar Munas VI, Bahas Strategi Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
Rekomendasi
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved