Ketajaman Berpikir dan Peran ICMI

Jum'at, 11 Februari 2022 - 15:49 WIB
loading...
A A A
Pada dimensi kelembagaan, keberfungsian organ-organ tubuh (jiwa-raga) ICMI, dapat diperingkatkan menjadi lima tingkatan, yakni: 1) tingkat pengingat, yaitu ingat tentang fitrahnya sebagai manusia cerdik, dalam hubungannya dengan alam, dan Sang Pencipta; 2) tingkat pencarian, yaitu mencari ilmu pengetahuan sebagai bekal mengarungi liku-liku kehidupan dan membedakan antara haq dan batil; 3) tingkat perolehan, yakni diperolehnya kebenaran sebagai esensi ilmu pengetahuan dan tersinarinya wawasan kehidupan; 4) tingkat perubahan, yakni bertambahnya kuantitas dan kualitas amal-peribadatan; dan 5) tingkat kemantapan, yakni konsistensi menjalankan fungsi, peran, kedudukan sebagai abdillah dan kalifatullah di bumi.

Di dalam ICMI tidak boleh ada orang jahil (lawan dari ‘arif). ICMI justru harus mampu menghapus sistem dan pemikiran jahiliah. Komitmen ini penting dijaga, utamanya ketika bentuk dan makna masyarakat jahiliah telah berubah. Di era modern, era liberalisme, era materialisme, istilah jahiliah identik dengan kebodohan manusia dalam memaknai Tuhan, materi, dan manusia lain. Demi materi, Tuhan (Allah swt) dilecehkan. Dikatakan, Tuhan sudah pensiun. Demi materi, manusia lain diperlakukan sebagai barang. Kehidupan jahiliah di zaman modern, cenderung ateis, sekuler, individualis.

Dalam konteks bernegara hukum, kalaupun insan-insan ICMI berada di pusat kekuasaan, mesti terus sensitif dan kritis terhadap hukum jahiliah, yang marak di berbagai ranah kehidupan. Layak diperhatikan sentilan Allah swt, “Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?” (QS, al-Maidah: 50).

Di negeri ini, banyak orang jahat menjadi kuat, karena kemampuan bertempur bersenjatakan hukum jahiliah. Hukum, dibuat berdasarkan nafsu politik, nafsu bisnis, nafsu kekuasaan, tanpa hirau terhadap suksma (roh) hukum, yakni nilai-nilai agama. ICMI dituntut berperan dan berkemampuan mengendalikan maraknya hukum-hukum jahiliah. Dengan kata lain, ICMI mesti mampu menggusur dan menusnahkan tradisi-tradisi hukum jahiliah, dan menggantikannya dengan sistem hukum teistik dan profetik berdasarkan Pancasila. Ketajaman berpikir dan peran demikian, amat didambakan. Wallahu’alam.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi dengan 138 Kampus...
Sinergi dengan 138 Kampus dalam Pendidikan Advokat, Peradi Profesional Raih Rekor MURI
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
ABP PTSI Gelar Munas...
ABP PTSI Gelar Munas VI, Bahas Strategi Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
Rekomendasi
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved