Kampus Merdeka, Merdeka Stunting

Jum'at, 11 Februari 2022 - 15:17 WIB
loading...
A A A
Penunjukan BKKBN sebagai dirigen program-program stunting diharapkan akan mampu mengejar target nasional yaitu penurunan prevalensi stunting menjadi hanya 14%. BKKBN dalam kiprahnya selama puluhan tahun telah berhasil menekan angka kelahiran secara signifikan. Saat ini banyak keluarga-keluarga muda yang hanya memiliki anak 1-2 orang, sementara generasi pasangan muda 1970-an banyak yang memiliki anak 5-8 orang.

Peran mahasiswa dalam mencermati program konvergensi stunting dapat dilakukan dengan membantu pendataan keluarga-keluarga rawan stunting sehingga mereka mendapatkan hak-haknya untuk menjadi peserta program-program sosial yang dirancang pemerintah. Berbagai program bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) adalah program-program yang sudah ada sejak beberapa lama dan kemudian diberi muatan stunting. Ketepatan sasaran penerima program menjadi entry point yang sangat penting sehingga program-program konvergensi stunting memiliki daya ungkit yang signifikan untuk mengatasi masalah gizi kronis ini.

Mahasiswa yang ikut dalam kegiatan Kampus Merdeka juga memiliki kemampuan dalam sosialisasi pemahaman stunting, faktor penyebab masalah, dan solusinya di tingkat masyarakat. Meski stunting sebagai istilah gizi kini semakin dikenal oleh masyarakat, namun pemahaman bahwa stunting berdampak pada intelektualitas anak dan kualitas sumber daya manusia perlu terus-menerus digaungkan. Dalam hal ini, peran kampus dalam menggerakkan mahasiswanya terjun ke masyarakat melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ataupun Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) tentu akan menjadi kontribusi penting dalam mengurai problem stunting.

Saat ini Forum Rektor Indonesia (FRI) telah menginisiasi kerja sama dengan BKKBN yang pada dasarnya akan memanfaatkan sumber daya kampus (mahasiswa) dalam menangkap peluang program MBKM dan KKN-T untuk mengentaskan stunting di Indonesia. Untuk itu dukungan para rektor perguruan tinggi dan direktur Poltekkes/Stikes sangat diharapkan agar keterlibatan mahasiswanya dalam program penanggulangan stunting dapat difasilitasi secara maksimal demi tugas mulia yaitu perbaikan gizi masyarakat menuju SDM berkualitas.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BGN Wajibkan Dapur MBG...
BGN Wajibkan Dapur MBG Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita, Ahli Gizi: Fokus Tekan Stunting
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Prabowo: MBG Jawaban...
Prabowo: MBG Jawaban Negara Atas Masalah Gizi Anak Indonesia
Buku Indonesiaku 2045:...
Buku Indonesiaku 2045: Orkestrasi Pembangunan SDM Indonesia Berkelanjutan Resmi Diluncurkan
Terkait Kematian Ibu...
Terkait Kematian Ibu Hamil di Papua, Kemenkes: Jika Ditemukan Pelanggaran, RS Bakal Ditindak Tegas
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
5 Buah Terbaik untuk...
5 Buah Terbaik untuk Ibu Hamil: Kaya Nutrisi, Baik untuk Kesehatan Ibu dan Janin
Ingin Persalinan Normal...
Ingin Persalinan Normal Lancar? Ini 5 Tips yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil
Rekomendasi
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved