Penanganan Covid-19, Dibutuhkan Kesiapan Relawan Kendalikan Pandemi
Sabtu, 13 Juni 2020 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Juliari mengaku terus memantau aktivitas anggota Tagana dari grup WhastApp Tagana Indonesia. Dia juga selalu memberikan motivasi dan arahan terkait apa yang dilakukan para Tagana. “Saya monitor aktivitas mereka (Tagana). Sejak awal Maret sampai sekarang sudah banyak hal yang mereka kerjakan untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19,” katanya.
Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Andi Septianto Adinata saat dihubungi melalui telepon membenarkan bahwa Tagana di Kabupaten Kapuas menjadi garda terdepan dalam penguburan jenazah Covid-19.
"Awalnya Tagana sebagai tim pendukung, namun Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 agar Tagana ambil alih sebagai tim inti dalam penguburan jenazah,” kata Andi. (Baca juga: Yuri Sebut Angka Kesembuhan Lebih Tinggi dari Kematian)
Tugas Tagana, lanjut Andi, menyalatkan jenazah, mengantar ke pemakaman, sampai penutupan liang lahat. “Mereka dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, PSC 119 Kapuas dan Rumah Sakit Kapuas,” papar Andi.
Salah satu anggota Tagana Kabupaten Kapuas Muhammad Alian Noor yang menjadi Tim Penguburan mengungkapkan rasa senang karena bisa membantu korban Covid-19. "Awalnya saya agak khawatir karena ditugasi menguburkan jenazah Covid-19. Setelah terjun timbul rasa senang karena bisa membantu sesama yang orang lain tidak punya kesempatan seperti saya," ungkap Ali yang sudah dua tahun menjadi anggota Tagana.
Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Andi Septianto Adinata saat dihubungi melalui telepon membenarkan bahwa Tagana di Kabupaten Kapuas menjadi garda terdepan dalam penguburan jenazah Covid-19.
"Awalnya Tagana sebagai tim pendukung, namun Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 agar Tagana ambil alih sebagai tim inti dalam penguburan jenazah,” kata Andi. (Baca juga: Yuri Sebut Angka Kesembuhan Lebih Tinggi dari Kematian)
Tugas Tagana, lanjut Andi, menyalatkan jenazah, mengantar ke pemakaman, sampai penutupan liang lahat. “Mereka dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, PSC 119 Kapuas dan Rumah Sakit Kapuas,” papar Andi.
Salah satu anggota Tagana Kabupaten Kapuas Muhammad Alian Noor yang menjadi Tim Penguburan mengungkapkan rasa senang karena bisa membantu korban Covid-19. "Awalnya saya agak khawatir karena ditugasi menguburkan jenazah Covid-19. Setelah terjun timbul rasa senang karena bisa membantu sesama yang orang lain tidak punya kesempatan seperti saya," ungkap Ali yang sudah dua tahun menjadi anggota Tagana.
Lihat Juga :