Kiprah Transformatif SMK N 6 Yogyakarta Penuhi Kebutuhan Industri
Kamis, 10 Februari 2022 - 13:01 WIB
loading...
Melalui Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) yang digulirkan sejak 2020, sebanyak 910 SMK telah memperoleh pembinaan dan merasakan langsung manfaat dari program ini.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan berbagai upaya untuk mentransformasi pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) yang digulirkan sejak 2020, sebanyak 910 SMK telah memperoleh pembinaan dan merasakan langsung manfaat dari program ini.
Salah satu sekolah yang sukses melaksanakan Program SMK PK adalah SMK Negeri 6 Yogyakarta. Kepala SMKN 6 Yogyakarta Wiwik Indriyani mengatakan, program SMK PK tidak hanya memberikan perubahan pada proses pembelajaran yang semakin link and match dengan industri, tapi juga memperkuat citra atau branding sekolah sebagai Young Entrepreneur School.
“Manfaat yang kami rasakan adanya perubahan pola pikir dari guru, karyawan, siswa, serta orang tua dalam memahami serta menjalankan visi misi sekolah. Perubahan yang sangat signifikan dari Program SMK PK juga terdapat dalam hal penyusunan kurikulum bersama industri, peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM guru, tersedianya sarana prasarana advance workshop standar industri, dan optimalisasi teaching factory,” tuturnya.
Kemitraan yang solid serta peran leader menjadi kunci kesuksesan SMKN 6 Yogyakarta untuk mendapatkan kepercayaan (trust) dari industri. Menurut Wiwik, meyakinkan industri untuk bekerja sama hingga mau berkomitmen tidaklah mudah. Ia menggunakan strategi dengan memberikan penawaran win-win solution kepada industri-industri potensial.
Sekolah yang memiliki fokus keahlian di bidang hospitality tersebut kini memiliki beragam bentuk kemitraan. Wiwik mengungkapkan, yang menjadi praktik baik (best practice) kemitraan antara SMK dengan industri adalah terbentuknya kelas-kelas industri di setiap kompetensi. Tercatat, SMKN 6 Yogyakarta memiliki empat kelas industri.
![Kiprah Transformatif SMK N 6 Yogyakarta Penuhi Kebutuhan Industri]()
“Kami memiliki kelas industri Horison untuk perhotelan dan kuliner, kelas industri De Wave Spa untuk beauty therapy, kelas industri Aliya Skin Care, dan kelas industri Flora untuk busana. Kelas kelas indutri ini bertujuan menyiapkan lulusan yang siap bekerja dan diserap 100 persen oleh industri, karena mulai kurikulum hingga tenaga pengajar ahli disiapkan oleh industri,” terang peraih Anugerah Best CEO Kemendikbudristek Tahun 2021 itu.
Salah satu sekolah yang sukses melaksanakan Program SMK PK adalah SMK Negeri 6 Yogyakarta. Kepala SMKN 6 Yogyakarta Wiwik Indriyani mengatakan, program SMK PK tidak hanya memberikan perubahan pada proses pembelajaran yang semakin link and match dengan industri, tapi juga memperkuat citra atau branding sekolah sebagai Young Entrepreneur School.
“Manfaat yang kami rasakan adanya perubahan pola pikir dari guru, karyawan, siswa, serta orang tua dalam memahami serta menjalankan visi misi sekolah. Perubahan yang sangat signifikan dari Program SMK PK juga terdapat dalam hal penyusunan kurikulum bersama industri, peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM guru, tersedianya sarana prasarana advance workshop standar industri, dan optimalisasi teaching factory,” tuturnya.
Kemitraan yang solid serta peran leader menjadi kunci kesuksesan SMKN 6 Yogyakarta untuk mendapatkan kepercayaan (trust) dari industri. Menurut Wiwik, meyakinkan industri untuk bekerja sama hingga mau berkomitmen tidaklah mudah. Ia menggunakan strategi dengan memberikan penawaran win-win solution kepada industri-industri potensial.
Sekolah yang memiliki fokus keahlian di bidang hospitality tersebut kini memiliki beragam bentuk kemitraan. Wiwik mengungkapkan, yang menjadi praktik baik (best practice) kemitraan antara SMK dengan industri adalah terbentuknya kelas-kelas industri di setiap kompetensi. Tercatat, SMKN 6 Yogyakarta memiliki empat kelas industri.

“Kami memiliki kelas industri Horison untuk perhotelan dan kuliner, kelas industri De Wave Spa untuk beauty therapy, kelas industri Aliya Skin Care, dan kelas industri Flora untuk busana. Kelas kelas indutri ini bertujuan menyiapkan lulusan yang siap bekerja dan diserap 100 persen oleh industri, karena mulai kurikulum hingga tenaga pengajar ahli disiapkan oleh industri,” terang peraih Anugerah Best CEO Kemendikbudristek Tahun 2021 itu.
Lihat Juga :