Pesan Penting Presiden untuk Insan Pers

Kamis, 10 Februari 2022 - 11:37 WIB
loading...
A A A
Pers memang sedang menghadapi tekanan yang tidak ringan. Selain imbas dari pandemi Covid-19 dan tantangan internal tadi, masalah yang tak kalah peliknya adalah disrupsi digital. Kehadiran berbagai platform media digital, termasuk media sosial, dalam beberapa tahun terakhir telah menggerus eksistensi media arus utama. Sudah banyak institusi media yang harus gugur terutama mereka yang tidak mampu beradaptasi dengan cepat dan melakukan inovasi-inovasi. Dalam situasi kurang menguntungkan ini tak ada pilihan bagi arus utama selain melakukan konvergensi konten dengan memanfaatkan platform digital. Jalan ini memungkinkan media arus utama untuk menyajikan konten yang lebih interaktif dan dengan jangkauan audiens yang lebih tak terbatas. Ini salah satu jawaban bagi media arus utama untuk bisa tetap bertahan bahkan menemukan momentum untuk kembali bangkit di tengah ketatnya persaingan di industri media hari ini.

Seluruh pekerjaan rumah media arus utama tersebut harus dilakukan sambil berharap tercipta keadilan dan kesetaraan dalam ekosistem digital saat ini. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ada ketidaksetaraaaan antara media arus utama dengan platform digital yang umumnya dimiiliki oleh perusahaan raksasa teknologi global seperti Google, Facebook dan lain-lain. Salah satu bentuk ketidakadilannya adalah berita atau konten dari media massa atau pers yang disebut sebagai publisher dipakai oleh platform digital tanpa memberikan bagi hasil yang seimbang serta tidak transparan.

Dalam istilah Ketua Dewan Pers Indonesia Muhammad Nuh, platform digital hanya mengambil saja, dan media selaku publisher tidak mendapatkan apa-apa. Atas dasar itu pula Dewan Pers lalu mendorong pemerintah pusat untuk segera menerbitkan kebijakan publisher rights, sebuah payung hukum yang diniatkan bisa melindungi atau memproteksi media atau pers Tanah Air.

Gayung bersambut, Presiden Jokowi pun dalam pidatonya di peringatan Hari Pers Nasional kemarin menyebut ekosistem industri pers memang harus terus ditata. Pemerintah mendukung iklim kompetisi yang lebih seimbang dan sehat antara pers dengan platform digital terus diciptakan. "Perusahaan platform asing harus ditata, harus diatur agar semakin baik tata kelolanya. Kita perkuat aturan bagi hasil yang adil dan seimbang antara platform global dan lokal," kata Presiden.

Ini tentu kabar baik, tinggal menunggu payung hukum dibuat. Semoga kebijakan publisher rights tersebut mampu memberi keadilan dan kesetaraan sebagaimana diharapkan. Keadilan dan kesetaraan akan menciptakan iklim persaingan yang sehat dan kondusif. Seluruh pihak seyogianya memang harus mendukung eksistensi pers sebagai pilar demokrasi. Pers yang sehat dan independen dibutuhkan dalam membangun peradaban bangsa yang maju dan bermartabat.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Talenta Digital harus...
Talenta Digital harus Diperkuat untuk Kedaulatan Digital dan Ketahanan Nasional
Menkomdigi Tegaskan...
Menkomdigi Tegaskan Pertukaran Data dengan AS Bukan Data Kependudukan
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
Marvel Umumkan Ryan...
Marvel Umumkan Ryan Gosling Jadi Ghost Rider, David Jonsson Black Panther Baru
Microdrama AI Makin...
Microdrama AI Makin Populer, Ini Rekomendasi Tontonan Seru di V+Short
Berita Terkini
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Pentingnya Menjaga Rasa Keadilan Publik
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved