Wapres: Indonesia Harus Berdikari secara Digital
Senin, 07 Februari 2022 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Wapres menuturkan digitalisasi saat ini menjadi mesin penggerak perekonomian nasional. Ekonomi digital Indonesia diprediksi menjadi yang terbesar di Asia Tenggara pada 2025 dengan nilainya mencapai Rp1.700 triliun.
"Ada sekitar 21 juta konsumen digital baru selama pandemi. Akumulasi nilai pembelian pengguna internet di Indonesia juga naik dua digit sebesar 49%, dari USD47 miliar diperkirakan menembus menjadi USD70 miliar di akhir tahun 2021," ungkapnya.
Wapres menegaskan pemerintah terus melindungi iklim usaha yang kondusif dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat dengan mengembangkan sisi positif digitalisasi dan membuka ruang bagi anak bangsa untuk menciptakan inovasi digital.
Baca juga: Dirut Telkom Pimpin Gugus Tugas Digitalisasi B20 Indonesia 2022
"Kita ingin mengembangkan aspek positif digitalisasi, seperti pemberdayaan ekonomi, kemajuan ekonomi kreatif dan UMKM, serta memberi ruang bagi inovasi digital karya anak bangsa,” ucap Wapres. "Oleh karena itu, pengaturan secara proporsional harus diimplementasikan," katanya.
"Ada sekitar 21 juta konsumen digital baru selama pandemi. Akumulasi nilai pembelian pengguna internet di Indonesia juga naik dua digit sebesar 49%, dari USD47 miliar diperkirakan menembus menjadi USD70 miliar di akhir tahun 2021," ungkapnya.
Wapres menegaskan pemerintah terus melindungi iklim usaha yang kondusif dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat dengan mengembangkan sisi positif digitalisasi dan membuka ruang bagi anak bangsa untuk menciptakan inovasi digital.
Baca juga: Dirut Telkom Pimpin Gugus Tugas Digitalisasi B20 Indonesia 2022
"Kita ingin mengembangkan aspek positif digitalisasi, seperti pemberdayaan ekonomi, kemajuan ekonomi kreatif dan UMKM, serta memberi ruang bagi inovasi digital karya anak bangsa,” ucap Wapres. "Oleh karena itu, pengaturan secara proporsional harus diimplementasikan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :