Enggan Tilik Diri Lagi

Sabtu, 05 Februari 2022 - 07:56 WIB
loading...
A A A
Bung Yudi Latif pun tergelincir duplikasi. Katanya, “Perwakilan pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia akan diundang untuk belajar Pancasila lewat film, musik, dan buku. Mereka nanti akan kembali ke wilayah masing-masing sebagai duta Pancasila.” Ternyata, tag “Aku (Saya) Pancasila” sebanding “ Duta Pancasila ”.

Adakah arti penyimpangan logika berbahasa dalam tag tersebut?

Secara arti dalam KBBI V, Pancasila adalah dasar negara, falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yang terdiri atas lima sila, sedangkan Pancasilais adalah penganut ideologi Pancasila yang baik dan setia.

Bukankah intelektual atau totalitas pengertian yang dimaksud adalah “Aku (Saya) Pancasilais” atau “Duta Pancasilais”? Oleh karena itu, “aku (saya) haruslah Pancasilais”.

Berangkat dari virus diksi intelek (terpelajar) tersebut, opini ini terbentuk. Ada gagasan besar yang segera diketuk palu oleh UKP-BPIP, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Personalia yang ditunjuk jelas, Yudi Latif (akhirnya keluar dari “zona nyaman”), Muhadjir Effendy , dan Mohamad Nasir. Koordinasinya bersinergi membangun trianggolo Pancasilais. Ada upaya karitatif demi penyelamatan nilai-nilai ideologi Pancasila.

Agenda urgensinya adalah “program pembelajaran Pancasila gaya baru”. Underan sasarannya adalah pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Program ini penting demi “iman” bernegara dan berbangsa. Sebab fenomena yang mencuat tergambar jelas bahwa sokoguru empat pilar negara sudah oleng dan limbung, carut-marut, serta karut-marut. Terjadi pemakzulan pelan-pelan terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI , dan Bhinneka Tunggal Ik a.

Tim UKP-BPIP mendesak. Yudi Latif (ketika itu) menggaransikan pada temuan fakta bahwa hampir selama dua dasa warsa terakhir ini pembelajaran Pancasila kurang intensif dan tidak efektif. Unsur-unsur sebaran karakter seperti kejujuran, keadilan, rajin, disiplin, tanggung jawab, proaktif, inisiatif, membangun kerja sama, dan kemandirian justru kini berbanding terbalik dengan ajaran kekerasan, kebencian, atau pengkhianatan yang terangkum dalam ranah perundungan. Kelemahan ini menyebabkan ada 27 dari 100 orang di Indonesia tidak fasih sila dari Pancasila.

Menyikapi keprihatinan nasional karena aksi perundungan itu, Mohamad Nasir menggebu-gebu untuk melesakkan pembelajaran gaya baru. Promosinya, pembelajaran Pancasila kepada para pelajar dan mahasiswa nanti tidak berupa hafalan seperti era Orba, tetapi kontekstual, aplikatif, dan praksis pelaksanaan hidup sehari-hari. Tumpuannya adalah “bagaimana” cara jiwa, raga, dan tindakan kita mengamalkan Pancasila dari sila pertama sampai kelima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
82.000 Warga Pilih Hengkang,...
82.000 Warga Pilih Hengkang, Israel Bukan Lagi Negara Istimewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved