Terbongkar! Sandi Pilih Anies Bukan untuk Lawan Ahok tapi Tandingi AHY
Jum'at, 04 Februari 2022 - 06:44 WIB
loading...
Sandiaga membeberkan alasannya memilih Anies Baswedan sebagai pasangan dan menempatkannya menjadi calon gubernur dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 silam. Foto/youtube AF Uncensored
A
A
A
JAKARTA - Sandiaga Uno membeberkan masa-masa menegangkan menjelang pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2017 silam. Ada alasan mengapa akhirnya Anies terpilih berdampingan dengannya sebagai pasangan calon.
”Jadi sebelum masa pencalonan itu kan sudah ada dua poros. Kubu Pak Basuki (Basujki Tjahaja Purnama alias Ahok ) dengan kubu non Pak Basuki. Nah saya ini kan berjuang untuk menjadi calon di poros non Pak Basuki,” tutur Sandi dalam video Akbar Faizal Uncensored, dikutip Jumat (4/2/2022).
Sampai beberapa hari menjelang ditutupnya pendaftaran, Gerindra masih berupaya menegosiasikan Sandi sebagai calon gubernur kepada partai non pendukung Ahok-Djarot. Seperti diketahui, Prabowo bahkan sempat menemui Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas. Sayangnya, semua negosiasi menemui jalan buntu.
Baca juga: Jokowi Motoran Bareng Luhut dan Sandiaga Uno di Kabupaten Toba
Puncaknya, Partai Demokrat mengumumkan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ). Hal ini membuat kalkulasi politik Gerindra dan Sandiaga berantakan.
”Dari situlah, dalam waktu kurang dari 24 jam, ini saya yang memutuskan. Dan Pak Prabowo sampai dua jam menjelang pendaftaran itu belum setuju. Saya memutuskan Pak Anies ikut dalam kontestasi Pilgub DKI. Itu murni keputusan saya,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.
Menurut Sandi, Prabowo tetap tidak setuju karena menginginkannya sebagai calon gubernur. Tetapi perubahan situasi konstelasi setelah pengumuman Demokrat mengharuskannya mengajak Anies dan memberinya posisi sebagai calon gubernur.
”Jadi sebelum masa pencalonan itu kan sudah ada dua poros. Kubu Pak Basuki (Basujki Tjahaja Purnama alias Ahok ) dengan kubu non Pak Basuki. Nah saya ini kan berjuang untuk menjadi calon di poros non Pak Basuki,” tutur Sandi dalam video Akbar Faizal Uncensored, dikutip Jumat (4/2/2022).
Sampai beberapa hari menjelang ditutupnya pendaftaran, Gerindra masih berupaya menegosiasikan Sandi sebagai calon gubernur kepada partai non pendukung Ahok-Djarot. Seperti diketahui, Prabowo bahkan sempat menemui Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas. Sayangnya, semua negosiasi menemui jalan buntu.
Baca juga: Jokowi Motoran Bareng Luhut dan Sandiaga Uno di Kabupaten Toba
Puncaknya, Partai Demokrat mengumumkan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ). Hal ini membuat kalkulasi politik Gerindra dan Sandiaga berantakan.
”Dari situlah, dalam waktu kurang dari 24 jam, ini saya yang memutuskan. Dan Pak Prabowo sampai dua jam menjelang pendaftaran itu belum setuju. Saya memutuskan Pak Anies ikut dalam kontestasi Pilgub DKI. Itu murni keputusan saya,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.
Menurut Sandi, Prabowo tetap tidak setuju karena menginginkannya sebagai calon gubernur. Tetapi perubahan situasi konstelasi setelah pengumuman Demokrat mengharuskannya mengajak Anies dan memberinya posisi sebagai calon gubernur.
Lihat Juga :