Dudung Abdurachman Luncurkan Buku Membongkar Operasi Psikologi Gerakan Intoleransi
Minggu, 30 Januari 2022 - 10:03 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman meluncurkan buku berjudul Membongkar Operasi Psikologi Gerakan Intoleransi. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta masyarakat mewaspadai gerakan intoleran dan radikal. Sebab gerakan ini telah memasuki seluruh lapisan elemen masyarakat.
Hal ini disampaikan Dudung saat meluncurkan bukunya yang berjudul Dudung Abdurachman Membongkar Operasi Psikologi Gerakan Intoleransi di Ballroom B - Hotel Rafless Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/1/2022). "Saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat, agar jangan ragu-ragu untuk mengadapi mereka, dan jangan berlebihan karena gerakan-gerakan ini sangat pesat perkembangannya," tuturnya dalam rilis yang dikutip Minggu (30/1/2022).
Baca juga: Luncurkan Buku, Jenderal Dudung: Komitmen Merah Putih Tak Boleh Ditawar Lagi
Acara peluncuran buku ini dihadiri sejumlah tokoh di antaranya mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Luthfi bin Yahya, penceramah Gus Muwaffiq, serta politikus kawakan PDIP Efendi Simbolon.
Menurut Dudung, membiarkan gerakan intoleran sama halnya dengan memberikan kesempatan bahaya berkembang. Itu sebabnya dalam buku yang ditulis oleh Raylis Sumitra tersebut, Dudung menekankan kewaspadaannya terhadap kelompok intoleran yang mencoba merobohkan empat pilar kebangsaan.
Hal ini disampaikan Dudung saat meluncurkan bukunya yang berjudul Dudung Abdurachman Membongkar Operasi Psikologi Gerakan Intoleransi di Ballroom B - Hotel Rafless Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/1/2022). "Saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat, agar jangan ragu-ragu untuk mengadapi mereka, dan jangan berlebihan karena gerakan-gerakan ini sangat pesat perkembangannya," tuturnya dalam rilis yang dikutip Minggu (30/1/2022).
Baca juga: Luncurkan Buku, Jenderal Dudung: Komitmen Merah Putih Tak Boleh Ditawar Lagi
Acara peluncuran buku ini dihadiri sejumlah tokoh di antaranya mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Luthfi bin Yahya, penceramah Gus Muwaffiq, serta politikus kawakan PDIP Efendi Simbolon.
Menurut Dudung, membiarkan gerakan intoleran sama halnya dengan memberikan kesempatan bahaya berkembang. Itu sebabnya dalam buku yang ditulis oleh Raylis Sumitra tersebut, Dudung menekankan kewaspadaannya terhadap kelompok intoleran yang mencoba merobohkan empat pilar kebangsaan.
Lihat Juga :