Megawati Pernah Marah Pidato SBY Mau Diinterupsi Kader PDIP
Senin, 24 Januari 2022 - 00:38 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, hal itu dilakukan Megawati dalam upaya menjaga marwah konstitusi. Pasalnya, boleh saja PDIP memiliki pandangan yang berbeda, namun tunduk terhadap konstitusi wajib dilakukan.
"Karena beliau menjaga marwah konstitusi. Jadi kita boleh berbeda pendapat, kita boleh berseberangan, tetapi kita harus taat, patuh, tunduk pada konstitusi. Itu menjadi hal yang diajarkan Bu Mega," katanya.
Ajaran yang sama, lanjut Pram, tetap ditekankan oleh Megawati sampai saat ini ketika PDIP masuk ke dalam pemerintahan. Jika ada kebijakan yang tidak benar, maka para kader PDIP tetap dipersilakan memberikan kritik alternatif.
"Kita menjadi bagian pemerintah tentunya kita selain memberi dukungan ke pemerintah, kalau ada kemudian kebijakan yang dianggap tidak benar harus dapat memberikan kritik dan alternatif secara konstitusi," pungkasnya.
"Karena beliau menjaga marwah konstitusi. Jadi kita boleh berbeda pendapat, kita boleh berseberangan, tetapi kita harus taat, patuh, tunduk pada konstitusi. Itu menjadi hal yang diajarkan Bu Mega," katanya.
Ajaran yang sama, lanjut Pram, tetap ditekankan oleh Megawati sampai saat ini ketika PDIP masuk ke dalam pemerintahan. Jika ada kebijakan yang tidak benar, maka para kader PDIP tetap dipersilakan memberikan kritik alternatif.
"Kita menjadi bagian pemerintah tentunya kita selain memberi dukungan ke pemerintah, kalau ada kemudian kebijakan yang dianggap tidak benar harus dapat memberikan kritik dan alternatif secara konstitusi," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :