Kemenag Diminta Segera Pikirkan Karantina Kepulangan Jamaah Umrah

Sabtu, 22 Januari 2022 - 01:12 WIB
loading...
Kemenag Diminta Segera...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama ( Kemenag ), diminta untuk memikirkan teknis kepulangan jamaah Umrah ke tanah air. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily.

Baca juga: Kronologi 87 Jamaah Umrah Positif Covid-19 Sepulang dari Saudi

Pasalnya, ada sebanyak 87 jamaah umrah positif dari 414 jamaah umrah yang berangkat tanggal 8 Januari 2022 dan pulang ke Indonesia tanggal 17 Januari 2022.

Baca juga: Asrama Haji Jakarta dan Bekasi Jadi Tempat Screening Kesehatan Jamaah Umrah

"Dengan melihat kecenderungan tingginya konfirmasi positif Covid-19 dari kepulangan jamaah umrah ini, yang harus dipikirkan juga terkait karantina sepulang dari Arab Saudi," kata Ace dalam keterangan tertulisnya kepada MNC Portal, Jumat (21/1/2022).

Namun kata Ace, jika merujuk kebijakan umrah satu pintu atau one Gate Policy (OGP) yang diterapkan Kemenag, adalah Asrama Haji Pondok Gede dan Jakarta dipergunakan sebagai tempat karantina.

Maka menurut politikus Partai Golkar ini, jelas tidak cukup jika semakin banyak jamaah umrah yang diberangkatkan dan perlunya keberlanjutan atas OGP ini.

"Pemaparan Kemenag kepada kami OGP ini juga untuk kepulangan, di mana asrama Haji sebagai tempat karantina. Seharusnya jika OGP diterapkan secara konsisten, keberangkatan dan kepulangan juga menggunakan asrama Haji," ujarnya.

Sehingga, Ace meminta Kemenag segera membenahi sistem OGP baik sebelum keberangkatan dan hingga kepulangan ke tanah air.

"Benahi dulu sistem penanganan umrah, terutama karantina jamaah, baik sebelum dan setelah kepulangan. Sampai saat ini kebijakan One Gate Policy dalam pelaksanaannya masih belum jelas," ujarnya.

Jika tidak segera dibenahi lanjut Ace, dikhawatirkan akan menambah kasus varian omicron di Indonesia. "Jika tidak diselesaikan dulu sistemnya, saya khawatir bisa menimbulkan masalah bagi penularan di Indonesia," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Trump Segera Bertemu...
Trump Segera Bertemu Putin untuk Rundingkan Akhir Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved