Perubahan Pendekatan Pemerintah Tangani Konflik di Papua Diapresiasi
Sabtu, 22 Januari 2022 - 00:38 WIB
loading...
Perubahan pendekatan dan operasi dalam menangani konflik di Papua, dari pendekatan militer jadi pendekatan humanis dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat, mendapat apresiasi. Foto/iNews TV
A
A
A
JAKARTA - Perubahan pendekatan dan operasi dalam menangani konflik di Papua diubah, dari pendekatan militer menjadi pendekatan humanis dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat. Hal ini mendapat apresiasi dari Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI).
Baca juga: Kronologis Kontak Senjata Antara KKB dengan Anggota Yon Zipur 20/PPA di Maybrat, Papua Barat
Koordinator AMMI, Nurkhasanah menyampaikan, langkah pemerintah dan aparat kemananan yang tidak lagi mengutamakan pendekatan militer, merupakan terobosan yang baik dalam menyelesaikan masalah Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) atau Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua.
Kapolda Papua: Operasi Damai Cartenz Mampu Minimalisir Korban Akibat Konflik KKB
"Saya mengapresiasi perubahan pendekatan dan operasi dalam menangani konflik di Papua. Seperti penerapan Operasi Damai Cartenz dari Polri dan terakhir dilengkapi dengan Operasi Rasaka Cartenz serta TNI yang kembali menjalankan tugas pokok," ujar Nurkhasanah dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022).
Baca juga: Kronologis Kontak Senjata Antara KKB dengan Anggota Yon Zipur 20/PPA di Maybrat, Papua Barat
Koordinator AMMI, Nurkhasanah menyampaikan, langkah pemerintah dan aparat kemananan yang tidak lagi mengutamakan pendekatan militer, merupakan terobosan yang baik dalam menyelesaikan masalah Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) atau Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua.
Kapolda Papua: Operasi Damai Cartenz Mampu Minimalisir Korban Akibat Konflik KKB
"Saya mengapresiasi perubahan pendekatan dan operasi dalam menangani konflik di Papua. Seperti penerapan Operasi Damai Cartenz dari Polri dan terakhir dilengkapi dengan Operasi Rasaka Cartenz serta TNI yang kembali menjalankan tugas pokok," ujar Nurkhasanah dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022).
Lihat Juga :