Sebut Dana PEN Dipakai Rp178 T, PKS: Proyek Ibu Kota Baru Korbankan Rakyat
Jum'at, 21 Januari 2022 - 20:23 WIB
loading...
Juru bicara PKS Muhammad Khalid menyatakan proyek ibu kota negara telah mengorbankan rakyat. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Keadilan Sejahtera ( PKS ) menilai pemerintah lebih mengutamakan agenda pemindahan ibu kota ketimbang pemulihan ekonomi masyarakat. Padahal sudah jelas perekonomian rakyat kecil babak belur akibat pandemic Covid-19.
"Ini kebijakan yang salah prioritas dan sudah menabrak rasionalitas publik. Pemerintah tega sekali mengorbankan agenda prioritas pemulihan ekonomi masyarakat demi pindah ibu kota," ujar Juru Bicara PKS Muhammad Kholid, dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022).
Baca juga: Jejak Sejarah Perpindahan Ibu Kota Negara Indonesia
Menurut Kholid, pemerintah seharusnya mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk melindungi dan memulihkan ekonomi masyarakat bukan malah untuk membiayai megaproyek ibu kota negara.
Apa yang dilakukan pemerintah saja melanggar aturan yang dibuat sendiri. Sebagaimana diatur dalam Pasal 11 UU Nomor 2 Tahun 2020, dana PEN hanya ditujukan untuk penyelamatan perekonomian nasional, perlindungan dan peningkatan kegiatan ekonomi usaha masyarakat, dan menjaga stabilitas sistem keuangan dan perekonomian nasional.
"Ini kebijakan yang salah prioritas dan sudah menabrak rasionalitas publik. Pemerintah tega sekali mengorbankan agenda prioritas pemulihan ekonomi masyarakat demi pindah ibu kota," ujar Juru Bicara PKS Muhammad Kholid, dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022).
Baca juga: Jejak Sejarah Perpindahan Ibu Kota Negara Indonesia
Menurut Kholid, pemerintah seharusnya mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk melindungi dan memulihkan ekonomi masyarakat bukan malah untuk membiayai megaproyek ibu kota negara.
Apa yang dilakukan pemerintah saja melanggar aturan yang dibuat sendiri. Sebagaimana diatur dalam Pasal 11 UU Nomor 2 Tahun 2020, dana PEN hanya ditujukan untuk penyelamatan perekonomian nasional, perlindungan dan peningkatan kegiatan ekonomi usaha masyarakat, dan menjaga stabilitas sistem keuangan dan perekonomian nasional.
Lihat Juga :