Ini Data Terbaru 5 Bahasa Daerah dengan Penutur Terbanyak

Jum'at, 21 Januari 2022 - 17:05 WIB
loading...
Ini Data Terbaru 5 Bahasa Daerah dengan Penutur Terbanyak
Bukan hanya alam, Indonesia juga memilki kekayaan budaya yang melimpah, termasuk di dalamnya bahasa daerah. Foto/wikipedia
A A A
JAKARTA - Indonesia tidak hanya dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Negeri ini juga memiliki aset kekayaan budaya yang sangat beragam, salah satunya bahasa. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam publikasi berjudul “Gambaran Kondisi Vitalitas Bahasa Daerah di Indonesia Berdasarkan Data Tahun 2018-2019” mencatat terdapat 801 bahasa daerah yang tersebar hingga 2019.

Angka tersebut merupakan akumulasi persebaran bahasa berdasarkan provinsi. Berikut bahasa daerah dengan jumlah penutur terbanyak di Indonesia berdasarkan data.

Baca juga: Jadi Perbincangan Publik, Ini 6 Fakta Unik tentang Bahasa Sunda

1. Bahasa Jawa

Ini Data Terbaru 5 Bahasa Daerah dengan Penutur Terbanyak

Tari Serimpi, salah satu tarian adat Jawa. Foto/ist

Pada prinsipnya, bahasa Jawa terbagi atas 2 unggah-ungguh, yakni ngko dan krama. Dalam artikel bertajuk “Tingkat Tutur Bahasa Jawa” oleh Purwa Lalita Nurjayanti, ragam ngko biasanya digunakan jika seseorang memiliki kedekatan atau keakraban dengan lawan bicaranya. Sementara itu, krama digunakan apabila seseorang merasa status sosialnya lebih rendah dibanding si lawan bicara.



Berdasarkan data yang dipublikasi Ethnologue pada 2015, bahasa Jawa dituturkan oleh 68,200 juta orang di Indonesia. Ethnologue juga mencatat, wilayah di Tanah Air yang masif menggunakan bahasa Jawa adalah Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Sumatera, dan Lampung. Sebagian kecil masyarakat Maluku, Papua, dan Kalimantan juga menggunakan bahasa Jawa. Sementara di dunia, bahasa Jawa ternyata dituturkan 68,278 juta orang, tersebar di Suriname, Kaledonia Baru, dan Sabah, Malaysia.

2. Bahasa Sunda

Ini Data Terbaru 5 Bahasa Daerah dengan Penutur Terbanyak

Wayang Golek, salah satu ikon budaya Sunda. Foto/dok.sindonews
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3228 seconds (10.101#12.26)