Perilaku Kontroversial Pejabat Negara

Jum'at, 21 Januari 2022 - 15:48 WIB
loading...
A A A
Cara berkomunikasi para pejabat negara pasti akan menjadi sorotan media dan publik. Mengapa? Karena mereka duduk di sana, mendapat fasilitas dari negara karena mandat dari masyarakat yang juga para pembayar pajak. Sedangkan gaji para pejabat negara ini diambil dari pajak yang dibayarkan rakyat kepada negara. Jadi begitu disumpah, setiap perilaku tutur kata setiap pejabat harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Publik akan mencatat dan merespons kelakukan para pejabat yang dinilai tidak sejalan dengan amanah yang disandangnya. Apakah publik bisa menghukum? Secara moral bisa. Tapi secara hukum tidak bisa langsung membuat si pejabat negara kehilangan posisinya karena tata cara menghukum dan menjatuhkan sanksi sudah diatur dalam peraturan. Namun publik atau masyarakat boleh dan bisa mendesak kepada lembaga yang berwenang untuk menjatuhkan sanksi atau hukuman bagi pejabat publik yang sudah berulangkali melakukan perilaku yang tidak pantas, menyulut kegaduhan, menebar kebencian, menimbulkan perpecahan dan mencederai nilai nilai luhur Pancasila dan UUD 45. Kalau pun desakan itu tidak cukup kuat, paling tidak si pejabat yang kontroversial itu sudah mendapatkan hukuman moral dan sanksi akan dijatuhkan pada saat pemilu berikutnya untuk tidak memilih kembali sebagai wakil rakyat di DPR.

Ini bukan soal individu Arteria Dahlan saja. Tapi pelajaran bagi siapa pun yang menyandang predikat sebagai pejabat negara. Wahai para pejabat negara, Anda bukan warga negara biasa. Tapi sosok yang dipilih menjadi panutan wakil publik dalam pemerintahan. Hendaknya berperilakulah yang baik, tidak khianat, amanah, kerja keras memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara seperti halnya sumpah jabatan yang Anda ucapkan dalam pelantikan.

Negara sedang fokus bekerja mengembalikan situasi dan optimisme setelah dua tahun diterpa pandemi Covid-19. Mari menciptakan iklim komunikasi publik yang baik dan sejuk. Percayalah, apa yang Anda ucapkan adalah apa yang akan Anda dapatkan. Semoga kasus ini menjadi peringatan kepada seluruh pejabat negara agar berperilaku terhormat sebagaimana masyarakat memercayai dan menghormati para wakil dan para pemimpinnya. Pantaskanlah diri sebagai teladan bagi publik. Jika tidak mampu jadi teladan, minimal jangan menjadi biang kerok dan sumber kegaduhan baru yang sangat kontraproduktif dengan suasana pemulihan krisis pascapandemi.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved