Luhut: Teater Perang Sesungguhnya Kasus Covid-19 Terjadi di Jabodetabek
Jum'at, 21 Januari 2022 - 08:04 WIB
loading...
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan mengatakan saat ini teater perang sesungguhnya akibat kenaikan kasus Covid-19 sedang terjadi di Jabodetabek. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengatakan saat ini teater perang sesungguhnya akibat kenaikan kasus Covid-19 sedang terjadi di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek).
“Hari ini teater perang sesungguhnya akibat peningkatan kasus terjadi di wilayah Jabodetabek,” kata Luhut dikutip dari keterangan resminya, Jumat (21/1/2022).
Oleh karena itu, Luhut meminta semua kepala daerah di wilayah Jabodetabek untuk mengejar vaksinasi booster. Mengingat, kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini sebagian besar terjadi di Jabodetabek yang capaian vaksinasi dosis 1 dan 2-nya sudah tinggi. “Untuk itu saya minta provinsi DKI, Banten, dan Jawa Barat agar segera mengakselerasi vaksinasi booster,” tegasnya.
Baca juga: Kasus Omicron Meningkat, PB IDI Minta Pemerintah Tingkatkan Level PPKM
Mengingat Jabodetabek adalah pusat mobilitas, sambung Luhut, penyebaran kasus ke provinsi lain dapat terjadi dengan lebih cepat. Meski belum terjadi peningkatan signifikan di provinsi lain, namun Luhut meminta daerah lain harus tetap bersiap.
“Hari ini teater perang sesungguhnya akibat peningkatan kasus terjadi di wilayah Jabodetabek,” kata Luhut dikutip dari keterangan resminya, Jumat (21/1/2022).
Oleh karena itu, Luhut meminta semua kepala daerah di wilayah Jabodetabek untuk mengejar vaksinasi booster. Mengingat, kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini sebagian besar terjadi di Jabodetabek yang capaian vaksinasi dosis 1 dan 2-nya sudah tinggi. “Untuk itu saya minta provinsi DKI, Banten, dan Jawa Barat agar segera mengakselerasi vaksinasi booster,” tegasnya.
Baca juga: Kasus Omicron Meningkat, PB IDI Minta Pemerintah Tingkatkan Level PPKM
Mengingat Jabodetabek adalah pusat mobilitas, sambung Luhut, penyebaran kasus ke provinsi lain dapat terjadi dengan lebih cepat. Meski belum terjadi peningkatan signifikan di provinsi lain, namun Luhut meminta daerah lain harus tetap bersiap.
Lihat Juga :