Setiap Tahun, Menko PMK Targetkan Prevalensi Stunting Turun 3 Persen
Kamis, 20 Januari 2022 - 23:16 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian untuk pasca kelahiran juga dilakukan program untuk mendukung pemenuhan konsumsi protein hewani balita,merevitalisasi proses rujukan balita weight faltering dan stunting ke puskesmas dari rumah sakit, serta merevitalisasi, melengkapi, mendegitalisasi alat ukur di seluruh Posyandu.
"Jadi nanti Pak Menkes akan mendistribusikan alat ukur untuk seluruh posyandu di Indonesia yang jumlahnya sekitar 240 ribu," tambahnya.
Selain itu, juga dilakukan revitalisasi proses rujukan balita weight faltering dan stunting ke Puskesmas dari rumah sakit, Penambahan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) Puskesmas untuk terapi gizi. Sementara,aturan BPJS mengenai stunting juga akan diubah di RS agar bisa diyalani dan serta peningkatan imunisasi dasar dari 12 menjadi 14 jenis imunisasi.
Muhadjir menyampaikan, untuk mencapai target 14 persen di tahun 2024 mendatang, maka diperlukan sinergi anggara untuk penurunan stunting antar APBD Provinsi dan Kabupaten sesuai indikator yang telah ditetapkan. Kata dia, Presiden memberikan arahan agar anggaran penurunan stunting di K/L lain dapat ditangani secara baik.
"Jadi nanti Pak Menkes akan mendistribusikan alat ukur untuk seluruh posyandu di Indonesia yang jumlahnya sekitar 240 ribu," tambahnya.
Selain itu, juga dilakukan revitalisasi proses rujukan balita weight faltering dan stunting ke Puskesmas dari rumah sakit, Penambahan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) Puskesmas untuk terapi gizi. Sementara,aturan BPJS mengenai stunting juga akan diubah di RS agar bisa diyalani dan serta peningkatan imunisasi dasar dari 12 menjadi 14 jenis imunisasi.
Muhadjir menyampaikan, untuk mencapai target 14 persen di tahun 2024 mendatang, maka diperlukan sinergi anggara untuk penurunan stunting antar APBD Provinsi dan Kabupaten sesuai indikator yang telah ditetapkan. Kata dia, Presiden memberikan arahan agar anggaran penurunan stunting di K/L lain dapat ditangani secara baik.
Lihat Juga :