Mungkinkah Rusia Menginvasi Ukraina?

Kamis, 20 Januari 2022 - 13:59 WIB
loading...
A A A
Putin, dalam artikelnya yang dimuat situs Kremlin (en.kremlin.ru), “On the Historical Unity of Russians and Ukrainians”, bahkan mengatakan Rusia dan Ukraina adalah satu orang—satu kesatuan—dan munculnya “tembok” di antara mereka dalam beberapa tahun terakhir adalah tragis.

Melalui faktor kesejarahan inilah, Putin merasa perlu menjebol tembok pemisah tersebut dengan menempuh jalan geopolitik yang berisiko perang.

Faktor Geopolitik
Sebetulnya terdapat keyakinan yang meluas di awal 1990 bahwa Rusia telah menjalani transformasi besar dalam pemikirannya mengenai politik internasional. Banyak elite di Rusia yang memahami bahwa kompetisi kekuasaan tidak mungkin lagi dapat memperkuat dan melindungi negaranya, dan cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Barat. Beberapa pendapat lain juga menyebutkan bahwa di era pasca-Perang Dingin, Eropa Barat telah menyediakan fondasi bagi tatanan politik yang lebih stabil di seluruh daratan Eropa (John Mearsheimer, 2002).

Namun, banyak ihwal yang tidak bekerja sebagaimana mestinya di kawasan Eropa. Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) misalnya hanya memberikan situasi stabil pada separuh bagian Barat daratan ini. Ekspansi NATO ke Timur telah membuat Rusia marah, yang kini kembali berpikir dengan cara-cara lama (realisme politik). Untuk merespons sikap NATO tersebut, Presiden Vladimir Putin dalam “The National Security Concept of the Russian Federation”, yang ditandatangani pada 10 Januari 2000, menyatakan bahwa, “the formations of international relations is accompanied by competition and also by the aspiration of a number of states to strengthen their influence on global politics, including by creating weapons of mass destruction. Military force and violence remain substantial aspects of international relations”.

Sejak Perang Dingin berakhir, NATO memang melakukan ekspansi ke Timur dengan menerima 13 negara anggota baru, termasuk negara-negara bekas Pakta Warsawa dan tiga negara Baltik yang pernah menjadi bagian Uni Soviet. Rusia melihat ini sebagai ancaman perambahan terhadap perbatasannya.

Dan, ancaman ekspansi tersebut semakin nyata sejak Ukraina menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan NATO. Sejak menggulingkan presiden pro-Rusia pada 2014, Ukraina telah bergerak lebih dekat ke Barat, mengadakan latihan militer bersama NATO dan menerima pengiriman senjata termasuk rudal antitank Javelin AS dan pesawat tak berawak Turki.

Kyiv dan Washington melihat ini sebagai langkah yang sah untuk memperkuat pertahanan Ukraina setelah Rusia merebut Krimea pada 2014 dan memberikan dukungan kepada separatis yang masih memerangi pasukan pemerintah di Ukraina Timur. Putin mengatakan hubungan Ukraina yang berkembang dengan aliansi itu dapat menjadikannya landasan peluncuran rudal NATO yang ditargetkan ke Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
Manuver Dua Kaki China...
Manuver Dua Kaki China di Panggung Global
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri usai Lawatan Eropa, Bahas Pangan, Energi, hingga Pendidikan
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Rekomendasi
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved