2 Hari Lagi! Jadi Harapan Rakyat sebagai Partai Bersih, Partai Perindo Gelar Webinar AntiKorupsi, Daftar di Sini!
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Partai Perindo akan menghadirkan tiga pembicara dalam webinar tersebut, yakni Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Advokasi Christophorus Taufik, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron dan aktivis antikorupsi Tama S. Langkun.
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Advokasi Christophorus Taufik mengatakan webinar Partai Perindo yang digelar secara virtual ini patut diikuti sekaligus dicermati masyarakat luas.
Pasalnya, di era digital ini semua harus dimanfaatkan untuk membuat sistem guna mengurangi atau menghindari interaksi antar pihak-pihak berkepentingan.
"Karena tanpa interaksi antara manusia susah untuk terjadi korupsi. E-government, e-catalog, e-court dan lain-lain harus diterapkan secara berkelanjutan," ungkap Christophorus, Selasa (18/1/2021).
Chris, begitu dia disapa, menekankan juga perlu adanya kajian ulang pada parameter tender dalam suatu proyek.
"Desain politik dari waktu ke waktu harus dikaji ulang agar tidak menjadi sistem politik berbiaya tinggi seperti yang terjadi sekarang ini," ungkapnya.
Ia menuturkan upaya memberangus korupsi harus dilakukan sebagaimana halnya menghadapi Covid-19. Seluruh lapisan masyarakat harus bersama-sama dengan pemerintah bersatu melawan korupsi sebagai musuh bersama.
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Advokasi Christophorus Taufik mengatakan webinar Partai Perindo yang digelar secara virtual ini patut diikuti sekaligus dicermati masyarakat luas.
Pasalnya, di era digital ini semua harus dimanfaatkan untuk membuat sistem guna mengurangi atau menghindari interaksi antar pihak-pihak berkepentingan.
"Karena tanpa interaksi antara manusia susah untuk terjadi korupsi. E-government, e-catalog, e-court dan lain-lain harus diterapkan secara berkelanjutan," ungkap Christophorus, Selasa (18/1/2021).
Chris, begitu dia disapa, menekankan juga perlu adanya kajian ulang pada parameter tender dalam suatu proyek.
"Desain politik dari waktu ke waktu harus dikaji ulang agar tidak menjadi sistem politik berbiaya tinggi seperti yang terjadi sekarang ini," ungkapnya.
Ia menuturkan upaya memberangus korupsi harus dilakukan sebagaimana halnya menghadapi Covid-19. Seluruh lapisan masyarakat harus bersama-sama dengan pemerintah bersatu melawan korupsi sebagai musuh bersama.
Lihat Juga :