Fadli Zon Sarankan Ibu Kota Negara Bernama Jokowi, Pansus Anggap Telat

Selasa, 18 Januari 2022 - 21:25 WIB
loading...
Fadli Zon Sarankan Ibu...
Ketua Pansus RUU Ibu Kota Negara Ahmad Doli Kurnia Tandjung menganggap usulan nama dari Fadli Zon sudah terlambat. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara Ahmad Doli Kurnia Tandjung menganggap usul politikus Gerindra Fadli Zon soal nama ibu kota negara sudah terlambat. Semestinya usulan nama tersebut disampaikan ketika RUU tersebut sedang dalam pembahasan, bukan disampaikan menjelang atau setelah disahkan menjadi undang-undang.

Fadli Zon sebelumnya menilai nama Nusantara untuk ibu kota negara kurang pas karena memiliki arti wilayah Indonesia. Wakil Ketua Umum DPP Gerindra itu menyarankan agar nama ibu kota adalah Jokowi sebagai penggagasnya. Menurut dia, penamaan ini seperti ibu kota Kazakhstan, Nursultan, yang diambil dari nama Presiden Nursultan Nazarbayev.

Dalam hal ini, Doli menyayangkan kenapa Fadli baru mengusulkan nama ibu kota negara ketika RUU tersebut menjelang pengesahan dalam paripurna. Kalau memang serius seharusnya bisa dilakukan sebelumnya.

Baca juga: Daripada Nusantara, Fadli Zon Usul Ibu Kota Negara Dinamai Jokowi

"Ya saya kira harusnya kemarin pada saat kita membahas kan itu masih kita kosongin, selama ini kita kosongin. Nah, kan Pak Fadli Zon dari Fraksi Partai Gerindra ikut aktif. Waktu itu sebetulnya kalau memang ada usulan bisa diajukan," kata Doli di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Politikus Golkar itu menilai soal nama IKN sudah dipertimbangkan secara matang. Nama IKN dipersiapkan layaknya memberikan nama anak yang baru dilahirkan.

"Kalau kita kan misalnya orang tua anak mau lahir anak mempersiapkan namanya dengan baik, dicari istiqarah dulu yakan kemudian baca baca buku tanya sana tanya sini dicari lah filosofinya kayak apa historical ya apa," ujarnya.



Menurutnya, pemerintah juga telah mempertimbangkan puluhan nama sebelum memutuskan nama Nusantara yang dipilih. Oleh karenanya, ia menegaskan bahwa nama Nusantara telah mewakili semua pihak.

Lebih lanjut, Doli mengatakan, nama Nusantara juga cukup mewakili secara sosio kultural. Menurutnya, sudah menjadi keputusan terbaik.

"Jadi saya kira penetapan nama Nusantara itu lah yang terbaik. bahwa kemudian ada orang yang tidak puas, tidak setuju ya itu biasa saja. Sama dengan misalnya loh kok nama anaknya itu, loh kok kan susah kita ini kan," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Rekomendasi
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tumbang Dihajar Ekuador: Gol Kilat Sane hingga Tekanan Gila La Tri
Berita Terkini
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved