Menko PMK: Pemerintah akan Relokasi Warga di Titik Rawan Patahan di Banten

Selasa, 18 Januari 2022 - 19:14 WIB
loading...
Menko PMK: Pemerintah akan Relokasi Warga di Titik Rawan Patahan di Banten
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan melakukan rekonstruksi bangunan yang terdampak gempa bumi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan melakukan rekonstruksi bangunan yang terdampak gempa bumi 6,6 Magnitudo di Banten pada Jumat, 14 Januari 2022. Menurut Muhadjir, bangunan warga yang berada pada titik rawan juga akan direlokasi.

"Sekarang ini kita sudah mulai membahas tahap berikutnya yaitu tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Ada usulan Ibu Bupati Pandeglang terutama berkaitan dengan kemungkinan relokasi beberapa Kepala Keluarga (KK) untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Karena permukimannya terletak di garis patahan yang sangat rentan terdampak bencana apalagi kalau kemungkinan terjadi megathrust," ucap Muhadjir seusai memimpin RTM secara virtual, Selasa (18/1/2022).

Baca juga: Terjadi 3.116 Bencana Sepanjang 2021, BNPB: Tren Bencana Menurun Dibandingkan 2020

Perihal relokasi rumah warga, Muhadjir belum menjelaskan di mana wilayahnya. Muhadjir menyebut Kementerian dan Lembaga terkait sedang mempersiapkan rencana tersebut. "Ini akan menjadi agenda yang kita bicarakan tentu saja akan melibatkan kementerian terkait terutama karena kita juga membutuhkan lahan untuk relokasi mungkin juga dengan Kementerian Kehutanan maupun Kementerian ATR," ujarnya.

Baca juga: Perindo Berikan Bantuan Korban Gempa di Pandeglang

Sebelumnya, Muhadjir mengatakan sebanyak 48 kecamatan dan 16 desa atau kelurahan terdampak gempa 6,6 Magnitudo Banten. Adapun daerah terparah terdampak gempa berada di Kecamatan Sumur, Cikeusik, Cimangu, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak. "Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 14 Januari 2022 yang sebagaimana kita tahu ini berdampak kepada 48 Kecamatan di 166 desa atau kelurahan adapun yang terparah di Kecamatan Sumur, Cikeusik, Cimangu, Kab Pandeglang, dan Kab Lebak," tuturnya.



Sebagai informasi berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi dengan magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten sekitar pukul 16.05 WIB. BMKG merilis pusat gempa berada di 7.01 LS dan 105.26 BT pada kedalaman 40 kilometer.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, gempa bumi itu dirasakan kuat selama 4-5 detik di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

(cip)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2975 seconds (11.252#12.26)