PKS Ingin Presidential Threshold 4-10%
Sabtu, 15 Januari 2022 - 04:48 WIB
loading...
A
A
A
"Kami meyakini bahwa negeri ini memiliki banyak stok pemimpin yang memiliki kredibilitas, integritas, dan akseptabilitas untuk memimpin Indonesia ke depan," katanya.
Dia melanjutkan, sayangnya banyak hambatan untuk membuka pintu kepemimpinan nasional tersebut. "Salah satunya yang paling krusial adalah penerapan angka presidential threshold yang terlalu tinggi di Indonesia," ungkapnya.
Dia menuturkan, sejak awal PKS tegas dan konsisten memperjuangkan angka PT diturunkan. Karena, lanjut dia, konstelasi pilpres sangat ditentukan oleh figur, angka PT, serta dukungan partai.
Baca: PKS Buka Peluang Usung Salim Segaf Al Jufri di Pilpres 2024
"Sebab itu, PKS melihat bahwa salah satu sebab kuatnya politik identitas di 2014 dan 2019 karena ambang batas capres yang tinggi, sehingga pilpres hanya diikuti 2 pasang calon yang akhirnya melahirkan pembelahan yang ekstrem di tengah masyarakat, bahkan dampaknya masih terasa hingga kini," imbuhnya.
Dia melanjutkan, sayangnya banyak hambatan untuk membuka pintu kepemimpinan nasional tersebut. "Salah satunya yang paling krusial adalah penerapan angka presidential threshold yang terlalu tinggi di Indonesia," ungkapnya.
Dia menuturkan, sejak awal PKS tegas dan konsisten memperjuangkan angka PT diturunkan. Karena, lanjut dia, konstelasi pilpres sangat ditentukan oleh figur, angka PT, serta dukungan partai.
Baca: PKS Buka Peluang Usung Salim Segaf Al Jufri di Pilpres 2024
"Sebab itu, PKS melihat bahwa salah satu sebab kuatnya politik identitas di 2014 dan 2019 karena ambang batas capres yang tinggi, sehingga pilpres hanya diikuti 2 pasang calon yang akhirnya melahirkan pembelahan yang ekstrem di tengah masyarakat, bahkan dampaknya masih terasa hingga kini," imbuhnya.
Lihat Juga :