Bahlil Klaim Pengusaha Minta Pemilu 2024 Diundur, Pengamat: Ada Kepentingan Apa?

Selasa, 11 Januari 2022 - 07:40 WIB
loading...
Bahlil Klaim Pengusaha...
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebut bahwa dunia usaha menginginkan agar Pemilu 2024 dapat diundur karena khawatir mengganggu proses pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut bahwa dunia usaha menginginkan agar Pemilu 2024 dapat diundur karena khawatir mengganggu proses pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Usulan ini menanggapi temuan survei yang ingin agar masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperpanjang hingga 2027.

Menanggapi pernyataan ini, Pengamat Politik Citra Institute Yusa Farchan berpandangan bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 itu perintah konstitusi. Pasal 7 UUD 1945 telah mengatur bahwa Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan. Baca juga: Bahlil Klaim Pengusaha Ingin Pemilu 2024 Diundur, Golkar: Itu Bisa Ganggu Komitmen Jokowi

"Artinya, wacana penundaan Pemilu dari 2024 ke 2027 dengan memperpanjang masa jabatan presiden tidak memiliki dasar hukum," ujar Yusa saat dihubungi, Selasa (11/1/2022).

Menurut Yusa, jika ada yang menginginkan penundaan pemilihan presiden (Pilpres) dan perpanjangan masa jabatan Presiden, tentu hanya bisa dilakukan melalui amendemen konstitusi, UUD 1945. Padahal, pada Desember 2020 lalu pilkada serentak juga tetap dilaksanakan meskipun dunia usaha sedang mengalami goncangan berat akibat pandemi Covid-19.

"Jadi, kalau alasannya adalah kalangan pelaku usaha ingin agar pemerintah memprioritaskan recovery ekonomi, tentu tidak dengan cara memundurkan Pilpres dan memperpanjang masa jabatan Presiden," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Viral Lagu “MBG: Mas...
Viral Lagu MBG: Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Bukan Sindiran atau Body Shaming
Dapat Restu Bahlil,...
Dapat Restu Bahlil, La Ode Safiul Akbar Siap Pimpin Kosgoro 1957
Isu Reshuffle Sore Ini,...
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Nanti Kita Lihat
KPK Usul Ketum Parpol...
KPK Usul Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Bahlil: Jangan Dibuat Seragam
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Rekomendasi
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved