UU Pemilu Baru Harus Mencegah Oligarki Parpol

Rabu, 10 Juni 2020 - 12:02 WIB
loading...
UU Pemilu Baru Harus...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Desain pemilihan umum ( pemilu ) Indonesia belum juga menemukan formula yang tepat dan bertahan lama. Setelah reformasi, setiap lima tahun Undang-Undang (UU) Pemilu selalu berganti.

DPR RI sedang melakukan revisi UU Pemilu . Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan, pihaknya ingin membentuk UU Pemilu yang bisa bertahan 25 tahun. "Kami tidak ingin setiap lima tahun berganti. Lebih dari 20 tahun reformasi, enough is enough, kita harus menemukan (UU) yang kompatibel. Kita tiap lima tahun trail and error," tuturnya.

Namun, draf RUU Pemilu yang baru dirancang Komisi II sudah menuai kontroversi. Beberapa poin yang dipermasalahkan, ambang batas parlemen, presidential threshold, dan ketentuan proporsional tertutup.

Pengamat politik Siti Zuhro mengatakan, perubahan desain pemilu harus berdasarkan kajian komprehensif. Itu untuk menjawab masalah beberapa krusial pemilu, antara lain, keserentakan. (Baca juga: Mandeknya Sirkulasi Elite dan Modernisasi Parpol di Indonesia ).

Bukan menjawab itu, sekarang malah menambah masalah baru dengan mencantumkan ketentuan proporsional tertutup. Siti Zuhro mempertanyakan sistem itu apakah sudah mempertimbangkan otonomi dan sistem promosi kader di internal partai.

"Kalau diubah tertutup, ada jaminan kader-kader itu mempunyai hak otonomi?" katanya dalam diskusi daring 'Menyoal RUU Tentang Pemilu dan Prospek Demokrasi Indonesia' yang digelar Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju, Selasa (9/6/2020).

Dia menerangkan, revisi UU Pemilu perlu dibarengi dengan perubahan UU tentang Partai Politik (Parpol). Itu bertujuan membuat sinkron sistem parpol dan pemilu sehingga kaderisasi dan praktik demokrasi bisa berjalan baik.

"Kita belum melihat secara gamblang partai beranjak menjadi partai kader. Bagimana suksesi terjadi, apakah calon tunggal atau boleh berkontestasi," tegasnya.

Siti Zuhro mengatakan, demokrasi ala Indonesia bukan liberal. Demokrasi yang dijalankan harus berdasarkan kultur Bangsa Indonesia. "Hal yang perlu dicegah adalah kemungkinan oligarki partai. Itu ditandai dominasi segelintir elite penguasa partai dalam promosi kader," pungkasnya. (Baca juga: Partai Baru Amien Rais Ditargetkan Deklarasi Desember, Dukungan Mengalir ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Rekomendasi
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Berita Terkini
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved