Soal Kasus Habib Bahar bin Smith, Ketua GP Ansor: Aparat Sudah Benar
Selasa, 04 Januari 2022 - 19:38 WIB
loading...
A
A
A
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut, kebebasan dalam demokrasi bukanlah tanpa batas. Agar kebebasan dalam demokrasi menjadi berkah bagi rakyat dan negara, maka negara harus memastikan hukum berjalan dengan adil. "Proses hukum terhadap Bahar Smith, adalah bagian dari penegakan hukum yang wajib dilakukan. Justru, ketika hukum tidak berani tegak kepada pihak-pihak yang memainkan isu dan sentiman SARA, maka di situlah awal kehancuran NKRI dan peradaban demokrasi," ujarnya.
Luqman berharap, politisasi peristiwa hukum dengan isu demokrasi dan SARA pada kasus Bahar Smith tidak akan terulang lagi di masa mendatang. Dia menegaskan mayoritas rakyat tidak bisa lagi dihasut dengan sentimen-sentimen keagamaan.
"Kenyataan ini juga harus disadari oleh aparat penegak hukum sehingga tidak perlu ragu sedikit pun menindak siapa saja yang melanggar hukum. Keragu-raguan aparat penegak hukum, justru akan jadi bumerang di masa depan. Dan, saya melihat polisi sebagai aparat penegak hukum sudah pada jalan yang benar; tegak lurus pada penegakan hukum demi keadilan," tegasnya.
Luqman berharap, politisasi peristiwa hukum dengan isu demokrasi dan SARA pada kasus Bahar Smith tidak akan terulang lagi di masa mendatang. Dia menegaskan mayoritas rakyat tidak bisa lagi dihasut dengan sentimen-sentimen keagamaan.
"Kenyataan ini juga harus disadari oleh aparat penegak hukum sehingga tidak perlu ragu sedikit pun menindak siapa saja yang melanggar hukum. Keragu-raguan aparat penegak hukum, justru akan jadi bumerang di masa depan. Dan, saya melihat polisi sebagai aparat penegak hukum sudah pada jalan yang benar; tegak lurus pada penegakan hukum demi keadilan," tegasnya.
(cip)
Lihat Juga :