PDIP Getol Populerkan Puan, Elektabilitas Ganjar Pranowo Bisa Terkunci
Minggu, 02 Januari 2022 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Ibarat mendayung dua pulau terlampaui, Adi menyebut di sisi serangan darat dilakukan untuk terus meningkatkan popularitas dan elektabilitas Puan. Ada potensi mendegradasi elektabilitas kader lain seperti Ganjar Pranowo yang dinilai moncer di papan survei.
"Tentunya Puan mulai melakukan penetrasi ke rakyat di bawah dengan bantuan konkret. Karena selama ini serangan udara lewat baliho di berbagai penjuru Tanah Air sudah masif dilakukan," ujarnya saat dihubungi, Minggu (2/1/2022).
Baca juga: Survei: Pemilih PDIP Lebih Kepincut Ganjar Pranowo Dibanding Puan Maharani
Lebih lanjut Adi mengatakan, cara-cara yang dilakukan sebagian kader PDIP untuk menutup peluang Ganjar. Menurutnya, hal ini cukup dipahami karena Ganjar disebut-sebut paling berpeluang untuk diusung PDIP di 2024, jika melihat hasil-hasil survei yang muncul akhir-akhir ini.
"Sisi yang lainnya adalah bagian menggembok opini publik bahwa kader PDIP lebih ingin Mengusung Puan maju ketimbang Ganjar Pranowo. Karena dalam berbagai survei yang kita lakukan, basis pemilih PDIP lebih terafiliasi ke Ganjar ketimbang Puan," kata pengamat politik asal UIN Jakarta itu. (Rakhmatulloh)
"Tentunya Puan mulai melakukan penetrasi ke rakyat di bawah dengan bantuan konkret. Karena selama ini serangan udara lewat baliho di berbagai penjuru Tanah Air sudah masif dilakukan," ujarnya saat dihubungi, Minggu (2/1/2022).
Baca juga: Survei: Pemilih PDIP Lebih Kepincut Ganjar Pranowo Dibanding Puan Maharani
Lebih lanjut Adi mengatakan, cara-cara yang dilakukan sebagian kader PDIP untuk menutup peluang Ganjar. Menurutnya, hal ini cukup dipahami karena Ganjar disebut-sebut paling berpeluang untuk diusung PDIP di 2024, jika melihat hasil-hasil survei yang muncul akhir-akhir ini.
"Sisi yang lainnya adalah bagian menggembok opini publik bahwa kader PDIP lebih ingin Mengusung Puan maju ketimbang Ganjar Pranowo. Karena dalam berbagai survei yang kita lakukan, basis pemilih PDIP lebih terafiliasi ke Ganjar ketimbang Puan," kata pengamat politik asal UIN Jakarta itu. (Rakhmatulloh)
(muh)
Lihat Juga :