5 Pernyataan Kontroversial Menteri Kabinet Jokowi Sepanjang 2021
Jum'at, 31 Desember 2021 - 18:06 WIB
loading...
A
A
A
2. Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebut penambahan kasus Covid-19 melandai setelah 12 Juli 2021
![5 Pernyataan Kontroversial Menteri Kabinet Jokowi Sepanjang 2021]()
Pernyataan Luhut ini menjadi kontroversi karena saat itu kasus Covid-19 mulai naik tajam. Pemerintah sejak 3 JUli 2021 mulai menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk menekan penyebaran virus corona.
"Jadi kalau kita mulai kemarin (PPKM Darurat) tanggal 3 (Juli 2021), saya pikir paling mungkin sekitar tanggal 12 kita baru akan melihat mulai slow down. Jadi sampai tanggal 13-14 (Juli) mungkin tetap akan naik dan bisa tinggi," katanya dalam konferensi pers dikutip dari YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Senin, 5 Juli 2021.
Pemerintah menargetkan PPKM Darurat yang diberlakukan pada peride 3-20 Juli 2021 akan menurunkan kasus harian Covid-19 hingga mencapai di bawah 10.000 pasien per hari.
Namun prediksi Luhut ini tidak tepat. Kasus Covid-19 terus naik, bahkan mencapai puncaknya pada 15 Juli 2021. Pada hari itu, kasus Covid-19 bertambah 56.757. Kasus Covid-19 mulai menurun sejak Agustus hingga saat ini.
3. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut Kemenag merupakan hadiah untuk NU
![5 Pernyataan Kontroversial Menteri Kabinet Jokowi Sepanjang 2021]()
Pernyataan ini disampaikan Gus Yaqut, sapaan akrab Menag, dalam webinar yang digelar RMI-PBNU yang diunggah ke kanal Youtube TVNU, Rabu (20/10/2021). Dalam acara itu, Gus Yaqut menceritakan bahwa ada staf Kemenag menyebut kementeriannya sebagai hadiah untuk umat Islam. Spontan Gus Yaqut membantah dan menyebut Kemenag merupakan hadiah bagi NU. Oleh sebab itu, menurutnya, wajar NU memanfaatkan banyak peluang di Kemenag hingga kini.
"Saya bantah. Kemenag itu hadiah untuk NU, bukan umat Islam secara umum. Tapi spesifik untuk NU. Saya rasa wajar kalau sekarang NU memanfaatkan banyak peluang di Kemenag karena hadiahnya untuk NU," katanya.
Pernyataan ini mendapat kritikan keras dari publik. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menilai tidak sepantasnya pernyataan itu disampaikan oleh pejabat negara. Selain tidak memiliki landasan historis yang benar, pernyataan itu dapat menimbulkan sikap eksklusivitas di tengah masyarakat. Dikhawatirkan akan mendorong munculnya sekelompok orang tertentu yang merasa lebih hebat dari kelompok lainnya.
"Kalau disebut hadiah bagi NU, terkesan bahwa Gus Yaqut ingin mengatakan bahwa Kementerian Agama hanya milik NU saja. Kelompok lain hanya pelengkap dan bagian yang diatur. Tidak memiliki peran dan partisipasi apa pun dalam konteks membangun kehidupan umat beragama di Indonesia," kata Saleh kepada wartawan, Senin (25/10/2021).
4. Menko Polhukam Mahfud MD menceritakan kematian Covid-19 yang mengharukan
![5 Pernyataan Kontroversial Menteri Kabinet Jokowi Sepanjang 2021]()
Cerita itu disampaikan Mahfud MD melalui cuitan di Twitternya, @mohmafudmd. Dalam cuitannya, Mahfud menceritakan profesor kedokteran rela mengorbankan dirinya bagi keselamatan dokter muda dari infeksi virus corona.

Pernyataan Luhut ini menjadi kontroversi karena saat itu kasus Covid-19 mulai naik tajam. Pemerintah sejak 3 JUli 2021 mulai menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk menekan penyebaran virus corona.
"Jadi kalau kita mulai kemarin (PPKM Darurat) tanggal 3 (Juli 2021), saya pikir paling mungkin sekitar tanggal 12 kita baru akan melihat mulai slow down. Jadi sampai tanggal 13-14 (Juli) mungkin tetap akan naik dan bisa tinggi," katanya dalam konferensi pers dikutip dari YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Senin, 5 Juli 2021.
Pemerintah menargetkan PPKM Darurat yang diberlakukan pada peride 3-20 Juli 2021 akan menurunkan kasus harian Covid-19 hingga mencapai di bawah 10.000 pasien per hari.
Namun prediksi Luhut ini tidak tepat. Kasus Covid-19 terus naik, bahkan mencapai puncaknya pada 15 Juli 2021. Pada hari itu, kasus Covid-19 bertambah 56.757. Kasus Covid-19 mulai menurun sejak Agustus hingga saat ini.
3. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut Kemenag merupakan hadiah untuk NU

Pernyataan ini disampaikan Gus Yaqut, sapaan akrab Menag, dalam webinar yang digelar RMI-PBNU yang diunggah ke kanal Youtube TVNU, Rabu (20/10/2021). Dalam acara itu, Gus Yaqut menceritakan bahwa ada staf Kemenag menyebut kementeriannya sebagai hadiah untuk umat Islam. Spontan Gus Yaqut membantah dan menyebut Kemenag merupakan hadiah bagi NU. Oleh sebab itu, menurutnya, wajar NU memanfaatkan banyak peluang di Kemenag hingga kini.
"Saya bantah. Kemenag itu hadiah untuk NU, bukan umat Islam secara umum. Tapi spesifik untuk NU. Saya rasa wajar kalau sekarang NU memanfaatkan banyak peluang di Kemenag karena hadiahnya untuk NU," katanya.
Pernyataan ini mendapat kritikan keras dari publik. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menilai tidak sepantasnya pernyataan itu disampaikan oleh pejabat negara. Selain tidak memiliki landasan historis yang benar, pernyataan itu dapat menimbulkan sikap eksklusivitas di tengah masyarakat. Dikhawatirkan akan mendorong munculnya sekelompok orang tertentu yang merasa lebih hebat dari kelompok lainnya.
"Kalau disebut hadiah bagi NU, terkesan bahwa Gus Yaqut ingin mengatakan bahwa Kementerian Agama hanya milik NU saja. Kelompok lain hanya pelengkap dan bagian yang diatur. Tidak memiliki peran dan partisipasi apa pun dalam konteks membangun kehidupan umat beragama di Indonesia," kata Saleh kepada wartawan, Senin (25/10/2021).
4. Menko Polhukam Mahfud MD menceritakan kematian Covid-19 yang mengharukan

Cerita itu disampaikan Mahfud MD melalui cuitan di Twitternya, @mohmafudmd. Dalam cuitannya, Mahfud menceritakan profesor kedokteran rela mengorbankan dirinya bagi keselamatan dokter muda dari infeksi virus corona.
Lihat Juga :