DPR Minta Mensos Tindaklanjuti Temuan KPK Soal Harga Bansos Rp222,65 M
Jum'at, 31 Desember 2021 - 17:38 WIB
loading...
Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS M. Hidayat Nur Wahid meminta Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menindaklanjuti temuan KPK soal mahalnya harga bantuan sosial. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS M. Hidayat Nur Wahid mengkritisi temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait mahalnya harga bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial (Kemensos) 2021 senilai Rp222,65 miliar.
Temuan imi menandakan kinerja Kemensos masih bermasalah, khususnya dalam menyusun program dan anggaran bantuan sosial. “Mensos harus melakukan evaluasi, bansos sembako yang merupakan bansos reguler dan sudah berjalan tahunan, ternyata masih ada masalah. Terbukti dari temuan KPK, menyangkut kemahalan harga yang bila bisa dicegah maka anggaran itu akan cukup signifikan membantu Rakyat terdampak Covid-19 yang berhak mendapatkan Bansos,” kata Hidayat, Jumat (31/12/2021).
Baca juga: Tetap Ada Celah untuk Dimainkan dari Bansos ala Mensos Risma
Hidayat menilai, praktik kemahalan harga ini harusnya diusut tuntas. Apalagi bila dikaitkan dengan kasus penyimpangan pada era Mensos sebelumnya, Juliari P Batubara yang sekarang sudah ditahan KPK karena kasus korupsi bansos. Saat itu Juliari melakukan kerja sama dengan vendor sehingga terjadi margin keuntungan dari pagu anggaran.
Baca juga: Mensos Minta Penyaluran Bansos Dipercepat Sebelum 31 Desember 2021
Temuan imi menandakan kinerja Kemensos masih bermasalah, khususnya dalam menyusun program dan anggaran bantuan sosial. “Mensos harus melakukan evaluasi, bansos sembako yang merupakan bansos reguler dan sudah berjalan tahunan, ternyata masih ada masalah. Terbukti dari temuan KPK, menyangkut kemahalan harga yang bila bisa dicegah maka anggaran itu akan cukup signifikan membantu Rakyat terdampak Covid-19 yang berhak mendapatkan Bansos,” kata Hidayat, Jumat (31/12/2021).
Baca juga: Tetap Ada Celah untuk Dimainkan dari Bansos ala Mensos Risma
Hidayat menilai, praktik kemahalan harga ini harusnya diusut tuntas. Apalagi bila dikaitkan dengan kasus penyimpangan pada era Mensos sebelumnya, Juliari P Batubara yang sekarang sudah ditahan KPK karena kasus korupsi bansos. Saat itu Juliari melakukan kerja sama dengan vendor sehingga terjadi margin keuntungan dari pagu anggaran.
Baca juga: Mensos Minta Penyaluran Bansos Dipercepat Sebelum 31 Desember 2021
Lihat Juga :