10 Menteri Dinilai Gagal Tangani Corona, Jokowi Didesak Reshuffle Kabinet
Selasa, 09 Juni 2020 - 21:29 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak untuk segera memecat sepuluh menteri yang dianggap gagal dalam penanggulangan pandemi virus Corona (Covid-19). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak untuk segera memecat sepuluh menteri yang dianggap gagal dalam penanggulangan pandemi virus Corona (Covid-19). Adapun desakan itu dari Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Elevan Yusmanto.
(Baca juga: New Normal, Gugus Tugas Terbitkan Aturan dan Persyaratan Perjalanan Orang)
Menurut Elevan, 10 menteri itu paling berkaitan langsung dengan penanggulangan Pandemi Covid-19. "PP KAMMI mendesak pemerintah segera memecat 10 menteri yang gagal menangani Covid-19 yang menyebabkan krisis kesehatan dan semakin mengarah kepada krisis sosial dan ekonomi," ujar Elevan, Selasa (9/6/2020).
(Baca juga: Update Kasus Corona 9 Juni 2020: Penambahan Pasien Positif Capai 1.043 Orang)
Dia mengatakan, sejak awal pandemi masuk ke Indonesia, pemerintah terlihat gagap dan tidak bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan yang membuat perekonomian dan kondisi sosial semakin kacau. Menurutnya, komunikasi antar kementerian dan lembaga yang seperti saling lempar dan saling bertentangan membuat masyarakat bingung dan membuat kondisi semakin kacau.
(Baca juga: New Normal, Gugus Tugas Terbitkan Aturan dan Persyaratan Perjalanan Orang)
Menurut Elevan, 10 menteri itu paling berkaitan langsung dengan penanggulangan Pandemi Covid-19. "PP KAMMI mendesak pemerintah segera memecat 10 menteri yang gagal menangani Covid-19 yang menyebabkan krisis kesehatan dan semakin mengarah kepada krisis sosial dan ekonomi," ujar Elevan, Selasa (9/6/2020).
(Baca juga: Update Kasus Corona 9 Juni 2020: Penambahan Pasien Positif Capai 1.043 Orang)
Dia mengatakan, sejak awal pandemi masuk ke Indonesia, pemerintah terlihat gagap dan tidak bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan yang membuat perekonomian dan kondisi sosial semakin kacau. Menurutnya, komunikasi antar kementerian dan lembaga yang seperti saling lempar dan saling bertentangan membuat masyarakat bingung dan membuat kondisi semakin kacau.
Lihat Juga :