Kesampingkan Politisasi Corona, Pemerintah Diminta Fokus ke UMKM dan BUMN

Selasa, 09 Juni 2020 - 20:11 WIB
loading...
Kesampingkan Politisasi...
Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi virus Corona (Covid-19) tidak hanya mempengaruhi jalannya pemerintahan, tapi mengganggu semua sektor. Hal ini sangat dirasakan oleh masyarakat yang menggantungkan hidup pada mata pencaharian dengan penghasilan harian.

(Baca juga: New Normal, Gugus Tugas Terbitkan Aturan dan Persyaratan Perjalanan Orang)

Namun, di tengah krisis ini, Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade menyayangkan ada beberapa pihak yang mempolitisasi keadaan di tengah Pandemi Covid-19. (Baca juga: Update Kasus Corona 9 Juni 2020: Penambahan Pasien Positif Capai 1.043 Orang)

"Saya mengkritisi teman-teman yang terlalu naif mempolitisir keadaan krisis yang sedang berusaha kita atasi bersama, ada yang mengatakan bahwa alokasi ini untuk memuluskan salah satu menteri menjadi Capres di 2024 misalnya," kata Andre, Selasa (9/6/2020).

Dalam merespons kondisi ini, Andre Rosiade mengatakan, yang perlu dilakukan Pemerintah saat ini untuk menyelamatkan kalangan menengah bawah dan menengah, adalah dengan memberikan alokasi anggaran untuk UMKM dan memperkuat BUMN. Pandangan ini disampaikan Andre terkait alokasi anggaran PEN (Program Ekonomi Nasional).

"Bila dilihat dari komposisi alokasinya, saya melihat pemerintah cukup komprehensif memperhatikan sektor-sektor yang perlu diberikan stimulus. Dalam catatan saya, lebih dari 65% alokasi anggaran digunakan untuk stimulus ke masyarakat miskin dan UMKM. Angka ini sekitar Rp420 Triliun dari sekitar Rp640 Triliun yang disiapkan," ucap Andre.

Rincian alokasi dana untuk masyarakat miskin dan sektor UMKM diantaranya Dukungan Konsumsi bagi Rumah Tangga Miskin, rentan dan terdampak Covid-19 sebesar Rp172,1 Triliun, Subsidi Bunga untuk UMKM Rp34,15 Triliun, Insentif Perpajakan untuk UMMK sebesar Rp123,01 Triliun , alokasi untuk penjaminan kredit modal kerja baru UMKM sebesar Rp6 Triliun dan penempatan dana pemerintah dalam rangka restrukturisasi kredit UMKM sebesar Rp 87,59 Triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Rekomendasi
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Berita Terkini
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved