Gawat, Positivity Rate Pelaku Pejalan Laut dan Darat Lebih Tinggi Dibandingkan Udara

Senin, 20 Desember 2021 - 18:29 WIB
loading...
Gawat, Positivity Rate...
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam seminggu terakhir terjadi kenaikan pelaku perjalanan luar negeri di seluruh pintu masuk-pintu masuk perbatasan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam seminggu terakhir terjadi kenaikan pelaku perjalanan luar negeri di seluruh pintu masuk-pintu masuk perbatasan .

“Dalam seminggu terakhir terjadi peningkatan pelaku perjalanan luar negeri yang cukup tinggi di seluruh pintu masuk,” ungkap Budi dalam konferensi pers secara virtual, Senin (20/12/2021). Baca juga: Deteksi Omicron Lebih Cepat, Menkes: Kita Menggunakan Tes PCR dengan SGTF

Sementara itu, Budi mengatakan positivity rate Covid-19 di pintu masuk laut dan darat jauh lebih tinggi dibandingkan pintu masuk udara.

“Dan kita sudah amati semua kita tes PCR dan genome sequencing, ternyata pintu masuk laut dan pintu masuk darat jauh lebih tinggi positivity ratenya dibandingkan pintu masuk udara,” kata Budi.

Oleh karena itu, Budi mengatakan Kemenkes dibantu TNI dan Polri juga Kemendagri akan memperkuat surveilans dan karantina. “Oleh karena itu kami dengan bantuan TNI, Polri dan Kemendagri akan memperkuat proses surveilans dan juga karantina di pintu masuk-pintu masuk laut dan darat.”

“Apa yang kita lakukan? Selain dengan tes WGS, kita juga sudah menggunakan tes PCR dengan SGTF (S gene target failure) yang bisa lebih cepat mendeteksi,” kata Budi. Baca juga: Menkes: 3 Kasus Varian Omicron di Indonesia dari Imported Case

“Karena tes PCR dengan SGTF berfungsi sebagai titer maka terjadi tidak 100% seperti WGS tapi kemungkinan besar bisa mendeteksi Omicron dalam waktu 4 sampai 6 jam saja. Sedangkan WGS membutuhkan hanya sampai 5 hari,” tambahnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
LSP Hukum Kesehatan...
LSP Hukum Kesehatan Indonesia Diresmikan, BNSP: Perkuat Penyelesaian Sengketa Medis
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Rekomendasi
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 Momen Kontroversial...
3 Momen Kontroversial saat Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026
Drama 6 Gol Injury Time...
Drama 6 Gol Injury Time Bikin Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sulit Dilupakan
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved