Gelar Kaderisasi Nasional 2021, Sukur Nababan: TMP Harus Jadi Kader Militan
Kamis, 16 Desember 2021 - 23:10 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, menyampaikan tren kondisi ekonomi rumah tangga saat ini diprediksi kuartal terakhir semakin positif, hal ini menunjukkan upaya pemerintah menangani resesi ekonomi semakin membaik. Hal tersebut disampaikan dalam paparannya terkait peta politik dan strategi pemenangan Pemilu 2024 segmen anak muda milenial. “Masyarakat akan menilai bahwa hal ini berangkat dari dukungan PDIP dan akan berdampak pada kepercayaan publik terhadap PDIP,” katanya.
Selain itu, pada segmen sosial media, para pengguna media sangat kritis. Meskipun jumlahnya sedikit tetapi ketika mereka menguasai ruang media sosial maka ini akan sangat mengganggu persepsi publik. Menurutnya, TMP merupakan organisasi yang sangat solid. Jika terus mengalami peningkatan dan pemetaan kaderisasi yang baik dengan menyasar kelompok milenial maka TMP akan menjadi ruang yang baik bagi para anak muda untuk belajar dan memahami poliitk.
Menanggapi fenomena para generasi milenial yang kian apolitis, Burhanuddin menegaskan, makin meningkatnya kritisisme politik di kalangan pemuda harus segera diantisipasi. Bagaimanapun para pemuda adalah sumber kaderisasi terutama partai politik. Kalau partai gagal menarik minat pemuda untuk politically enggaged, maka partai sebagai garda demokrasi dan akan kesulitan melakukan regenerasi. Bila demikian, maka partai hanya akan semakin dikuasai oleh elite-elite tua. “Karena itu, partai harus berbenah diri dengan menampilkan program-program yang menarik bagi anak muda. Visi kepemudaan harus diperlihatkan secara terang-benderang, termasuk menarik ikon-ikon kaum muda di pucuk pimpinan partai.
Partai perlu mempersiapkan proses regenerasi dan kaderisasi yang jelas, kata dia, karena jika jenjang politiknya jelas maka akan menarik minat para pemuda untuk aktif di partai. “Jenjang karir politik juga harus diiperjelas, sehingga menawarkan intensif bagi pemuda untuk aktif di partai. Meritokrasi harus dikedepankan," ucapnya.
Selain itu, pada segmen sosial media, para pengguna media sangat kritis. Meskipun jumlahnya sedikit tetapi ketika mereka menguasai ruang media sosial maka ini akan sangat mengganggu persepsi publik. Menurutnya, TMP merupakan organisasi yang sangat solid. Jika terus mengalami peningkatan dan pemetaan kaderisasi yang baik dengan menyasar kelompok milenial maka TMP akan menjadi ruang yang baik bagi para anak muda untuk belajar dan memahami poliitk.
Menanggapi fenomena para generasi milenial yang kian apolitis, Burhanuddin menegaskan, makin meningkatnya kritisisme politik di kalangan pemuda harus segera diantisipasi. Bagaimanapun para pemuda adalah sumber kaderisasi terutama partai politik. Kalau partai gagal menarik minat pemuda untuk politically enggaged, maka partai sebagai garda demokrasi dan akan kesulitan melakukan regenerasi. Bila demikian, maka partai hanya akan semakin dikuasai oleh elite-elite tua. “Karena itu, partai harus berbenah diri dengan menampilkan program-program yang menarik bagi anak muda. Visi kepemudaan harus diperlihatkan secara terang-benderang, termasuk menarik ikon-ikon kaum muda di pucuk pimpinan partai.
Partai perlu mempersiapkan proses regenerasi dan kaderisasi yang jelas, kata dia, karena jika jenjang politiknya jelas maka akan menarik minat para pemuda untuk aktif di partai. “Jenjang karir politik juga harus diiperjelas, sehingga menawarkan intensif bagi pemuda untuk aktif di partai. Meritokrasi harus dikedepankan," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :