Vaksin Asli Indonesia Mulai Dibuat, Namanya Vaksin BUMN
Rabu, 15 Desember 2021 - 11:56 WIB
loading...
Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma telah mulai membuat vaksin sendiri, namanya Vaksin BUMN. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
CIANJUR - Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma telah mulai membuat vaksin sendiri, namanya Vaksin BUMN . Vaksin tersebut saat ini baru mulai pada tahap proses prauji klinik dan diharapkan seluruhnya rampung pertengahan tahun depan.
Produksi vaksin ini akan dikerjakan secara mandiri dari hulu hingga hilir sesuai dengan harapan dari Menteri BUMN Erick Thohir. Penelitian vaksin Covid-19 merupakan hasil kolaborasi global Bio Farma bersama Baylor College of Medicine, USA.
Vaksin tersebut saat ini sudah terdaftar di tahap pengembangan kandidat vaksin WHO Covid-19 sejak Juni 2021. Vaksin BUMN ini merupakan buatan Indonesia dan akan menggunakan metode Subunit Protein Rekombinan (protein Receptor Binding Domain/RDB).
Baca juga: Dimulai di 9 Kabupaten/Kota, Jabar Kebut Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
Menurut Dirut Bio Farma Honesti Basyir, pembuatan vaksin BUMN ini bertujuan untuk mendukung kemandirian Indonesia dalam memproduksi vaksin Covid-19. Hal itu mengingat Indonesia membutuhkan vaksin Covid-19 dalam jumlah cukup besar, hingga 208 juta penduduk. Jumlah ini belum termasuk vaksin Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.
"Vaksin BUMN akan diskenariokan menjadi vaksin dengan adjuvant alum untuk indikasi booster (dosis ketiga). Serta sebagai vaksin primer (untuk pemberian dosis pertama dan kedua). Untuk primer, menggunakan formula dengan novel adjuvant (alum + CpG)," katanya.
Produksi vaksin ini akan dikerjakan secara mandiri dari hulu hingga hilir sesuai dengan harapan dari Menteri BUMN Erick Thohir. Penelitian vaksin Covid-19 merupakan hasil kolaborasi global Bio Farma bersama Baylor College of Medicine, USA.
Vaksin tersebut saat ini sudah terdaftar di tahap pengembangan kandidat vaksin WHO Covid-19 sejak Juni 2021. Vaksin BUMN ini merupakan buatan Indonesia dan akan menggunakan metode Subunit Protein Rekombinan (protein Receptor Binding Domain/RDB).
Baca juga: Dimulai di 9 Kabupaten/Kota, Jabar Kebut Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
Menurut Dirut Bio Farma Honesti Basyir, pembuatan vaksin BUMN ini bertujuan untuk mendukung kemandirian Indonesia dalam memproduksi vaksin Covid-19. Hal itu mengingat Indonesia membutuhkan vaksin Covid-19 dalam jumlah cukup besar, hingga 208 juta penduduk. Jumlah ini belum termasuk vaksin Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.
"Vaksin BUMN akan diskenariokan menjadi vaksin dengan adjuvant alum untuk indikasi booster (dosis ketiga). Serta sebagai vaksin primer (untuk pemberian dosis pertama dan kedua). Untuk primer, menggunakan formula dengan novel adjuvant (alum + CpG)," katanya.
Lihat Juga :