Pengamat: Perumahan Rakyat Bisa Tekan Polarisasi Politik lewat Social Engineering

Selasa, 14 Desember 2021 - 20:58 WIB
loading...
Pengamat: Perumahan...
Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI) A. Khoirul Umam mengatakan perumahan rakyat bisa menekan polarisasi politik lewat social engineering. Foto/SIINDOnews
A A A
JAKARTA - Kebijakan perumahan rakyat bisa menjadi instrumen sosial untuk menekan polarisasi politik di tengah masyarakat. Caranya dengan skema social engineering yakni, mengatur komposisi penghuni kompleks perumahan rakyat bersubsidi.

Hal itu disampaikan Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI) A. Khoirul Umam dalam diskusi bertajuk “Merumahi Rakyat, Membangun Solusi Bagi Masalah Multidimensional Bangsa” yang diselenggarakan Paramadina Public Policy Institute (PPPI) bekerja sama dengan Bank BTN, Selasa (14/12/2021).

“Target penghuni perumahan bersubsidi ini kan kelompok milenial dan generasi Z yang mayoritas keluarga baru. Komposisi mereka perlu diatur. Jangan ada dominasi latar belakang, harus mengakomodir multikulturalisme masyarakat kita,” kata Umam yang juga dosen ilmu politik & international studies, Universitas Paramadina tersebut.

Baca juga: Wacana Presiden Tiga Periode Akan Membentuk Polarisasi Baru

Dalam satu kompleks perumahan atau satu lantai di rumah vertikal bersubsidi, lanjut Umam, tidak boleh komposisi penghuninya didominasi oleh satu suku tertentu. Pengaturan populasinya harus mempertimbangkan variabel multikulturalisme, tidak hanya suku Jawa, melainkan juga dari Bugis, Minang, Batak, hingga generasi muda Tionghoa di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Hormati Pertemuan HKBP...
Hormati Pertemuan HKBP dan PGI dengan JK, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
Politik Afeksi dan Krisis...
Politik Afeksi dan Krisis Rasionalitas Publik
Soal Anggaran IKN Diblokir,...
Soal Anggaran IKN Diblokir, Jokowi: Tanya Pemerintah, Saya Jangan Ditarik-tarik
Kementerian PU Dorong...
Kementerian PU Dorong Pengelolaan Stadion Berstandar Tinggi
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Protes Memanas di Iran,...
Protes Memanas di Iran, Pemerintahan Khamenei Kewalahan Hadapi Gejolak
Rekomendasi
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved