Kiai Said Aqil Sebut Kelompok 212 Bukan Kebangkitan Islam Tapi Politik

Senin, 13 Desember 2021 - 19:04 WIB
loading...
Kiai Said Aqil Sebut...
Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj menyebut kelompok 212 bukan kebangkitan Islam melainkan memiliki tujuan politik yang mengatasnamakan agama. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siradj menolak tegas lahirnya kelompok 212 yang dikaitkan dengan kebangkitan Islam. Kiai Said menilai, kelompok tersebut memiliki tujuan politik yang mengatasnamakan agama Islam

"Kalau menurut saya itu bukan, bukan kebangkitan Islam bagi saya. mengapa? karena jelas tujuannya politik yang mengatasnamakan agama," ucapnya dalam tayangan video yang diunggah akun YouTube TVNU berjudul "Gagasan Kiai Said Menuju Muktamar NU| Peci dan Kopi pada Senin (13/12/2021).

Baca juga: Perasaan Tidak Adil Picu Kebersamaan Kolektif Berhimpun dalam Kelompok Alumni 212

Menurut Kiai Said lahirnya kelompok 212 merupakan tantangan luar biasa. Apalagi, ada sebagian dari Nahdliyin yang menganggap kelompok 212 merupakan kesempatan kebangkitan Islam. "Sebagai contoh menghadapi 212 itu luar biasa bagi saya, luar biasa kerasnya tantangan itu. Ada sebagian dari NU juga katanya itu kesempatan kebangkitan Islam," ujar Said

Baca juga: Pengamat Sebut Partai Ummat Bidik Suara Alumni 212

Walaupun banyak orang yang bersuara mengenai kelompok 212. Namun dirinya merupakan orang yang secara tegas dan terang-terangan menolak kelompok tersebut. "Satu-satunya orang yang bersuara keras bersuara terang-terangan menolak 212 adalah saya. Barangkali yang menolak banyak tetapi yang berprinsip yang dengan ucapan yang jelas terang adalah saya," kata Said.

Kiai Said mengatakan, alasan kelompok 212 bukanlah pergerakan Islam sebab kelompok tersebut hanya menggunakan masjid sebagai tempat tidur dan malah melaksanakan salat di lapangan. "Karena itu bukan kebangkitan Islam bukan pergerakan Islam, Li I'lai Kalimatillah bukan, kenapa? karena tidurnya di masjid, salatnya di lapangan. Tidurnya di masjid sebagai tempat tidur, menunggu salat Jumat di lapangan, itu yang tidak benar menurut saya," tuturnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekalibrasi Spiritual...
Rekalibrasi Spiritual untuk Wujudkan Dunia yang Lebih Baik
Haedar Nashir Sebut...
Haedar Nashir Sebut Perang Terjadi karena Ego Pemimpin Dunia
Ramadan dan Ujian Kedewasaan...
Ramadan dan Ujian Kedewasaan Publik
Sambut Kedatangan Abu...
Sambut Kedatangan Abu Bakar Ba’asyir, Jokowi Bungkukkan Badan dan Cium Tangan
PBNU Mohon Doa untuk...
PBNU Mohon Doa untuk Kesembuhan KH Said Aqil Siroj
PP Pemuda Muhammadiyah...
PP Pemuda Muhammadiyah Sampaikan Empat Pilar Pemuda Negarawan kepada AIMEP
10 Cara Memuliakan Orang...
10 Cara Memuliakan Orang Tua, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
11 Kaidah Islam yang...
11 Kaidah Islam yang Bisa Mempersempit Perceraian
Rekomendasi
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved