Bertemu di Jogja, Jenderal Dudung Abdurachman dan Haedar Nashir Obrolin Ini
Minggu, 12 Desember 2021 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Haedar mengungkapkan Muhammadiyah dan TNI memiliki kesamaan pandangan bahwa kehidupan kebangsaan harus berpijak pada tiga nilai yaitu Pancasila, Agama, dan kebudayaan luhur bangsa. Menurut dia, seluruh agama di Indonesia telah melewati berbagai proses panjang hingga menyatu dalam identitas keindonesiaan.
Sementara itu, unsur kebudayaan luhur bangsa telah membentuk identitas nasional seperti sifat kebersamaan, gotong royong, dan keramahan bangsa Indonesia yang menjadi patokan bagi bangsa Indonesia dalam bersentuhan dengan kebudayaan asing. “Sehingga kita bisa belajar dari kebudayaan lain baik di Timur Tengah, di Asia, di Barat, tetapi semuanya juga harus tetap kita seleksi mana yang baik dan mana yang tidak pas dengan kebudayaan luhur bangsa,” imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan nilai-nilai yang tidak sejalan dengan kebudayaan luhur bangsa jangan menjadi pola hidup bangsa Indonesia. Haedar yakin masyarakat akan semakin cerdas dalam berbangsa serta bernegara dengan nilai agama, Pancasila, dan nilai luhur kebudayaan bangsa ini. Kemudian, memiliki moralitas dan kepribadian yang luhur.
“Dan alhamdulillah Pak KSAD juga memiliki pandangan yang sama tentang nilai-nilai luhur dalam kehidupan bangsa Indonesia tersebut. Mudah-mudahan silaturahim ini juga terus berkembang dengan berbagai pihak lainnya sehingga Indonesia itu bersatu karena kita itu membudayakan silaturahmi,” pungkasnya.
Sementara itu, unsur kebudayaan luhur bangsa telah membentuk identitas nasional seperti sifat kebersamaan, gotong royong, dan keramahan bangsa Indonesia yang menjadi patokan bagi bangsa Indonesia dalam bersentuhan dengan kebudayaan asing. “Sehingga kita bisa belajar dari kebudayaan lain baik di Timur Tengah, di Asia, di Barat, tetapi semuanya juga harus tetap kita seleksi mana yang baik dan mana yang tidak pas dengan kebudayaan luhur bangsa,” imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan nilai-nilai yang tidak sejalan dengan kebudayaan luhur bangsa jangan menjadi pola hidup bangsa Indonesia. Haedar yakin masyarakat akan semakin cerdas dalam berbangsa serta bernegara dengan nilai agama, Pancasila, dan nilai luhur kebudayaan bangsa ini. Kemudian, memiliki moralitas dan kepribadian yang luhur.
“Dan alhamdulillah Pak KSAD juga memiliki pandangan yang sama tentang nilai-nilai luhur dalam kehidupan bangsa Indonesia tersebut. Mudah-mudahan silaturahim ini juga terus berkembang dengan berbagai pihak lainnya sehingga Indonesia itu bersatu karena kita itu membudayakan silaturahmi,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :