Terbongkar! Ini Alasan Novel Baswedan Terima Tawaran Jadi ASN Polri

Sabtu, 11 Desember 2021 - 22:03 WIB
loading...
Terbongkar! Ini Alasan...
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah memberikan penawaran kepada Novel Baswedan Dkk untuk bisa menjadi ASN Polri. Foto/Sutikno
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan penawaran kepada Novel Baswedan Dkk untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri. Hal ini kemudian diterima oleh para mantan pegawai KPK termasuk Novel Baswedan .

Baca juga: Jabatan ASN Novel Baswedan Dkk di Polri Sama dengan di KPK

"Tapi kalau ditanya kenapa kok menerima, pertanyaan susah sekali, tapi okelah saya coba menjelaskan memang ini bukan pilihan yang mudah," kata Novel dalam diskusi yang disiarkan akun YouTube Yudi Purnomo Harahap, Sabtu (11/12/2021).

Baca juga: Dilantik Jadi ASN, Novel Baswedan Cs Bertugas Langsung di Bawah Kapolri

"Saya dan kawan-kawan tentunya sejak 15 tahun terakhir itu fokus dengan upaya untuk berkontribusi, memberantas korupsi kebetulan saya ditugaskan di bidang penindakan," sambung Novel.

Novel menyebutkan, dirinya bersama puluhan pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) merasa disingkirkan oleh lembaga yang dipimpin Firli Bahuri Cs itu.

"Ketika kemudian kami harus diberhentikan dan keluar dari KPK maka peluang untuk kemudian ikut berkontribusi memberantas korupsi secara langsung itu menjadi hilang," ucapnya.

Meski memiliki kegiatan dengan konten di YouTube, namun menurut Novel hal tersebut berbeda. Karena dirinya biasanya terlibat langsung dalam pemberantasan korupsi.

"Sedangkan kemudian kita lihat, lembaga yang harusnya menjadi ujung tombak dalam rangka untuk perjuangan korupsi yaitu KPK justru kinerjanya turun. Kita bisa lihat, bahkan terakhir dari survei tentang indeks kepercayaan publik pun KPK turun sekali," jelasnya.

"Mungkin barangkali selama sejarah KPK ini yang paling rendah jadi kalau melatari perspektif itu situasi yang sangat memprihatinkan kenapa bisa begitu bisa begitu karena salah satu indikatornya karena pimpinan KPK justru banyak bermasalah," tambahnya.

Karena, keinginan yang kuat untuk memberantas korupsi secara langsung, kata Novel, Kapolri Listyo Sigit pun secara tak terduga menawarkan Novel Cs menjadi ASN Polri untuk memberantas korupsi.

"Di sisi lain ternyata pak Kapolri punya semangat beliau menyampaikan secara terbuka dan jelas ingin mengajak atau memberi kesempatan kepada kami saya dan kawan-kawan untuk bisa berkontribusi dalam rangka memberantas korupsi bidang pencegahan," ungkapnya.

Atas semangat Kapolri itu, Novel Cs pun merasa tertarik dan melihat adanya peluang untuk bisa kembali berkontribusi dalam rangka perjuangan memberantas korupsi.

"Memang di luar sih sebenarnya bisa dalam hal-hal yang lain tapi yang langsung dalam kegiatan (pemberantasan korupsi) yang dengan dasar atau landasan yang ada dengan kewenangan kewenangan negara yang sementara itu tentu peluang itu (ASN Polri), saya dan kawan-kawan kemudian memilih dan mengambil," tegasnya.

"Walaupun saya tahu ada juga beberapa rekan yang yang lain yang sudah punya kegiatan sendiri tetap tidak mengambil itu. Dan tentunya kami semua tetap punya semangat yang sama walaupun ada yang mengambil atau tidak semangat tetap sama semangatnya tetap ingin berjuang dijalan pemberantasan korupsi," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved