Membaca Tofan Mahdi

Sabtu, 11 Desember 2021 - 06:21 WIB
loading...
A A A
Sama halnya di buku Pena di Atas Langit yang pertama, habitus kewartawanan Tofan Mahdi juga betul-betul mengemuka dalam bab demi bab, halaman demi halaman di buku Pena di Atas Langit 2. Ekspresi, cara pandang, dan kegelisahan seorang wartawan dalam menghadapi berbagai persoalan, pun ketika yang bersangkutan secara formal tak lagi menyandang status wartawan. Menggunakan istilah filsuf Perancis, Pierre Boudiue, kewartawanan adalah habitus: nilai-nilai sosial yang dihayati seseorang, terbentuk melalui pergulatan hidup yang panjang, lalu secara laten membentuk watak, ciri, dan perilaku orang tersebut.

Habitus begitu kuat tertanam sehingga secara refleks akan mengarahkan bagaimana seseorang bersikap dan memandang permasalahan. Buku ini juga memberi gambaran tentang bagaimana seorang 'mantan wartawan' mesti berkiprah, setelah tidak menjadi wartawan aktif lagi, apa yang mesti dilakukan? Sejauh mana mentalitas dan sentuhan jurnalis tetap dijaga ketika yang bersangkutan bergerak di ruang-ruang baru? Bagaimana laku jurnalistik yang bertumpu pada disiplin verifikasi, prinsip independensi, akurasi dan kehati-hatian tetap dipertahankan ketika melibatkan diri dalam perbincangan publik.

Yang menarik, sebagian besar tulisan dalam buku Pena di Atas Langit 2, sudah pernah dibagikan si penulis di Facebook, dan sebagian sudah dimuat di sejumlah media massa, seperti nasionalisme.co, KORAN SINDO, Harian Disway, BeritaJatim, dan media lainnya. Buku ini juga memuat testimoni dari sejumlah praktisi humas, pejabat, wartawan, pemimpin perusahaan, hingga sahabat-sahabat si penulis.

baca juga: Bukunya Disensor, Mantan Menteri Pertahanan AS Gugat Pentagon

Hal luar biasa yang membuat buku ini makin nikmat dicumbu karena memuat sedikit perjalanan spiritual si penulis. Malah ada tulisan berupa penghormatan yang luar biasa si penulis kepada ibundanya. Satu bab khusus ia curahkan hati beserta segenap perasaannya untuk ibundanya tercinta. “Banyak sekali teman-teman yang meminta agar kisah perjalanan hidup ibu saya ditulis lebih panjang. Karena saya bukan novelis, saya tulis saya dengan cara bertutur, khas tulisan feuture wartawan. Semoga menginspirasi,” kata Tofan Mahdi, dalam ucapan terima kasihnya di buku ini.

Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran, Dhimam Abror Djuraid juga mengakui salah satu episode dalam buku Pena di Atas Langit, menyajikan tulisan Topan Mahdi yang sangat menyentuh, yakni mengenai perjalanan hidup dari seorang anak singkong sampai menjadi manusia mondial. “Dalam tulisan itu tergambar kedekatan Tofan dengan almarhumah ibunya. Tofan melihat sang ibu bukan sekadar motivator, tapi sekaligus punden atau jimat,” kata Dhimam dalam pengantarnya di buku ini.
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Gagasan Buku Lanskap...
Gagasan Buku Lanskap Pendidikan Indonesia Digdaya Diluncurkan
Dokter Tifa Luncurkan...
Dokter Tifa Luncurkan Buku Otak Politik Jokowi
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
Berita Terkini
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Infografis
Tips Anti Mengantuk...
Tips Anti Mengantuk Saat Sedang Membaca
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved