Jelang Nataru, Ini Pesan Ketum PP Muhammadiyah kepada Elite Bangsa

Rabu, 08 Desember 2021 - 16:38 WIB
loading...
Jelang Nataru, Ini Pesan Ketum PP Muhammadiyah kepada Elite Bangsa
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta elite bangsa dan masyarakat tetap waspada terhadap Covid-19 menjelang Nataru. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan imbauan terkait Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Sebagai aktivitas yang rutin datang setiap tahun, Haedar mendorong agar segenap pihak baik elite bangsa maupun masyarakat umum untuk terus waspada terhadap pandemi Covid-19 dan mengikuti protokol kesehatan.

Haedar mengatakan, Covid-19 belum sepenuhnya berakhir. Meski angka indikator penanganan wabah terus menunjukkan perbaikan, semua pihak tetap harus waspada dan tidak boleh abai. Apalagi dengan munculnya varian baru Covid-19 Omicron, daya waspada harus lebih digalakkan lagi.

“Meskipun trennya landai tetapi dengan munculnya varian baru, tentu kita harus tetap seksama dan waspada serta tidak boleh abai dan lalai,” tutur Haedar melalui keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Dukung Penanganan Darurat Semeru, Gedung Muhammadiyah Lumajang Jadi Pusat Layanan

Selain regulasi yang dikeluarkan pemerintah, kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat untuk patuh dan taat protokol kesehatan sangat dibutuhkan. Jika belum bisa menjadi aktor garda depan menghalau laju pandemi, setidaknya tiap-tiap individu harus dispilin protokol kesehatan yang ketat agar mempercepat menyudahi wabah ini.

“Sumbangan dan sikap kita untuk menjaga protokol kesehatan yang tetap ketat ternyata telah berkontribusi pada turunnya pandemi, maka ketika Nataru tiba dengan mengikuti kebijakan pemerintah, kita sesungguhnya juga telah berkontribusi untuk menjaga landainya pandemi bahkan pada ujung terakhir kita berharap bahwa pandemi ini dapat berakhir,” tutur Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.



Baca juga: Muhammadiyah Menjadi Teladan dalam Penanggulangan COVID-19

Haedar mengingatkan berakhirnya pandemi juga tergantung pada sikap, pikiran, dan tindakan warga bangsa. Karenanya, pilihan yang paling bijak di masa pandemi terutama menjelang liburan panjang ini ialah mengurangi mobilitas sosial, menjauhi kerumunan, dan tetap disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Telah dua tahun kita menjalani masa pandemi, maka jangan sampai di ujung perjalanan 2021 ini, semuanya lengah dan abai. “Jangan pernah kita lelah, jangan pernah, apalagi kita menyerah terhadap pandemi ini, semuanya berpulang kepada kita semua untuk menyatukan langkah agar dalam menghadapi Nataru ini, kita juga harus tetap seksama, rasional, dan bangun kebersamaan agar kita bisa keluar dari pandemi ini,” imbau Haedar.

Haedar juga turut mengajak semua pihak menjadikan Nataru sebagai momentum ikhtiar untuk selalu dekat kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, membangun relasi kemanusiaan yang menebar sikap peduli, empati, sekaligus juga kebersamaan antar kemanusiaan. Memasuki tahun 2022, susun target dan capaian masa depan dengan wawasan baru yang dilandasi semangat persatuan.

“Dalam memasuki Tahun Baru 2022 dan mengakhiri 2021, mari kita semua warga bangsa dan elite negeri untuk selalu bermuhasabah, introspeksi, sekaligus juga menatap dan melangkah ke depan dengan langkah-langkah baru yang lebih baik, dengan pikiran dan orientasi tindakan yang lebih positif-konstruktif untuk membawa kehidupan kita menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih membawa pada kehidupan yang bermakna,” tutup Haedar.
(cip)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1954 seconds (10.101#12.26)