Produk UMKM Kerajinan Batok Kelapa Kudus Tembus Australia Setelah Promosi di Lapak Ganjar

Selasa, 07 Desember 2021 - 22:55 WIB
loading...
Produk UMKM Kerajinan...
Program Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berupa Lapak Ganjar membuat UMKM kerajinan batok kelapa Oni Made Batok Craft, Kabupaten Kudus, tambah dikenal pasar.
A A A
KUDUS - Program Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berupa Lapak Ganjar membuat UMKM kerajinan batok kelapa Oni Made Batok Craft, Kabupaten Kudus, tambah dikenal pasar. Bahkan orderannya tidak hanya di dalam negeri, tapi juga sampai luar negeri, antara lain dari Australia.

Tiar Bachroni, pemilik Oni Made Craft, order pernah berdatangan dari luar negeri. Yang terbaru setelah direpost di Lapak Ganjar adalah pesanan dari negeri Kanguru, Australia. "Itu efek dari Lapak Ganjar, jadi kayak gitu. Dulu pernah ada dari Filipina, Inggris, Singapura, Australia juga pernah," kata Roni, sapaannya, ditemui di tempat pembuatan kerajinannya di Desa Ngemplak, RT 2 RW 1, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, beberapa hari lalu.

Dia menceritakan, pernah mengikuti program Lapak Ganjar beberapa waktu lalu. Dia mencobanya selama dua kali. "Alhamdulillah, pak Ganjar ikut me-repost saya. Itu sudah dua kali," tuturnya.

Usai di-repost di Lapak Ganjar, hasilnya usaha kerajinan pengolahan batok kelapanya menjadi lebih dikenal masyarakat. Pemuda 27 tahun ini membeberkan beberapa dampak baik yang dirasakan. Misalnya seperti bertambahnya pengikut di akun media sosial Instagramnya sampai adanya warga yang membeli produk.

"Untuk efeknya dari Lapak Ganjar ya cukup bagus. Karena dari tersebut banyak pengguna akun Instagram yang mem-follow dari akun saya dan juga beberapa dari mereka ikut membeli produk saya. Kayak mangkuk, cangkir dari batok kelapa," bebernya lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Momen Womens Inspiration...
Momen Women's Inspiration Awards 2026, Wamendag Ungkap Peran Perempuan Bagi Perekonomian Nasional
Kewirausahaan Mikro...
Kewirausahaan Mikro dan Jalan Panjang Pemberdayaan Perempuan
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
Maarten Paes Jadi Bintang...
Maarten Paes Jadi Bintang di Laga Indonesia vs Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved