PWNU DKI Jakarta: Ipul Gak Paham Organisasi Bikin Gaduh Muktamar NU

Minggu, 05 Desember 2021 - 09:27 WIB
loading...
PWNU DKI Jakarta: Ipul...
Gus Kholis menilai Gus Ipul tidak paham aturan organisasi dan hanya membuat gaduh Muktamar NU. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Muzakki Kholis atau Gus Kholis menuding Saifullah Yusuf alias Gus Ipul membuat gaduh Muktamar NU. Gara-garanya, Gus Ipul menganggap suarat undangan PBNU untuk rapat gabungan penentuan tanggal pelaksanaan mukatamar tidak sah dan melanggar AD/ART.

Gus Kholis menyampaikan, ketua umum PBNU merupakan mandataris muktamar. Secara spesifik AD/ART NU menyatakan bahwa ketua umum bersama sekretaris jenderal dapat menandatangani undangan yang bersifat internal. Namun jika itu menyangkut sebuah keputusan maka harus menyertakan Rois Aam dan Katib Aam PBNU.

Karena itu, dia yakin Gus Ipul tidak paham organisasi kendati wali Kota Pasuruan itu adalah salah satu ketua di PBNU. "Saya meyakini, Ipul ini gak paham organisasi dan jangan-jangan belum pernah ikut Madrasah Kader NU atau MKNU? Coba ditanya itu Saipul, sampaikan juga, Muktamar itu bukan Pilpres, bukan Pilkada, jadi jangan bikin gaduh..!" ucap Kholis dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/12/2021)

Baca juga: AMNU Minta Muktamar NU Digelar Sesuai Jadwal

Tokoh Nahdlatul Ulama asal Magelang, Jawa Tengah ini menilai seharusnya Gus Ipul paham aturan organisasi sehingga tidak menjatuhkan Marwah organisasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Berita Terkini
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved