Cegah Intervensi Politik, Korpri Usul Eselon I dan II Jadi PNS Nasional
Rabu, 01 Desember 2021 - 10:39 WIB
loading...
Korpri mengusulkan pegawai eselon I dan II menjadi PNS nasional. Alasannya, agar mencegah intervensi politik dalam birokrasi pemerintahan.
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh mengusulkan agar pegawai eselon I dan II menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) nasional. Alasannya, agar mencegah intervensi politik dalam birokrasi pemerintahan.
“Itu juga salah satu solusi kita. Kan tidak lagi diberhentikan oleh kepala daerah kan. Jadi kepala daerah boleh berganti tetapi pejabat birokrasinya relatif,” katanya, Rabu (1/12/2021).
Zudan mengungkapkan eselon II dan eselon I merupakan jabatan yang sangat strategis. Posisi yang strategis ini merupakkan investasi dalam human capital. “Karena kalau eselon II dan I itu pelatihannya sudah panjang. Biaya banyak untuk membentuk sampai di tingkat itu,” ujarnya.
Baca juga: Soroti Kesejahteraan PNS, Ketua Korpri: Ada Instansi yang Remunerasinya Gila-gilaan
Menurut Zudan, dengan menjadi PNS nasional maka penataannya bisa dilakukan oleh pemerintah pusat. Misalnya saja untuk mengisi kekosongan di daerah-daerah tertentu. Namun hal ini harus didukung dengan adanya talent pool yang dalam bentuk Badan Talenta Nasional.
“Itu juga salah satu solusi kita. Kan tidak lagi diberhentikan oleh kepala daerah kan. Jadi kepala daerah boleh berganti tetapi pejabat birokrasinya relatif,” katanya, Rabu (1/12/2021).
Zudan mengungkapkan eselon II dan eselon I merupakan jabatan yang sangat strategis. Posisi yang strategis ini merupakkan investasi dalam human capital. “Karena kalau eselon II dan I itu pelatihannya sudah panjang. Biaya banyak untuk membentuk sampai di tingkat itu,” ujarnya.
Baca juga: Soroti Kesejahteraan PNS, Ketua Korpri: Ada Instansi yang Remunerasinya Gila-gilaan
Menurut Zudan, dengan menjadi PNS nasional maka penataannya bisa dilakukan oleh pemerintah pusat. Misalnya saja untuk mengisi kekosongan di daerah-daerah tertentu. Namun hal ini harus didukung dengan adanya talent pool yang dalam bentuk Badan Talenta Nasional.
Lihat Juga :