Tahanan Meninggal di Sel Polisi, DPR Minta Petugas Lapas Juga Diperiksa
Selasa, 30 November 2021 - 22:47 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyoroti tewasnya seorang tahanan kasus pencabulan berinisial HS di dalam sel Satreskrim Polrestabes Medan, Sumut. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyoroti tewasnya seorang tahanan kasus pencabulan berinisial HS di dalam sel Satreskrim Polrestabes Medan, Sumatera Utara. HS meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Pada Rabu (24/11) dan kematiannya diduga akibat penganiayaan di dalam sel lantaran tidak memberikan uang keamanan.
Sahroni pun mengecam adanya dugaan aksi penganiayaan dalam sel tersebut. Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus itu hingga tuntas. Baca juga: Terserempet Peluru Saat Tugas di Timor Timur, Jenderal Dudung: Cuma Panas Aja
"Saya sangat mengecam adanya aksi penganiayaan di dalam sel tahanan, apalagi ini sampai menyebabkan tewasnya seseorang," ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).
Politikus Partai Nasdem ini menegaskan tidak ada pembenaran perilaku kekerasan maupun penyiksaan di lapas terhadap siapa pun tahanannya dan apapun kasus mereka karena semua memiliki hak dan kewajiban yang sama di mata hukum.
"Karenanya, saya minta kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini, cari siapa dalang dari penganiayaan tersebut karena ini sama saja dengan kasus pembunuhan," tegasnya.
Sahroni pun mengecam adanya dugaan aksi penganiayaan dalam sel tersebut. Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus itu hingga tuntas. Baca juga: Terserempet Peluru Saat Tugas di Timor Timur, Jenderal Dudung: Cuma Panas Aja
"Saya sangat mengecam adanya aksi penganiayaan di dalam sel tahanan, apalagi ini sampai menyebabkan tewasnya seseorang," ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).
Politikus Partai Nasdem ini menegaskan tidak ada pembenaran perilaku kekerasan maupun penyiksaan di lapas terhadap siapa pun tahanannya dan apapun kasus mereka karena semua memiliki hak dan kewajiban yang sama di mata hukum.
"Karenanya, saya minta kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini, cari siapa dalang dari penganiayaan tersebut karena ini sama saja dengan kasus pembunuhan," tegasnya.
Lihat Juga :