Minta Anak Buahnya Tak Bunuh KKB, KSAD Disebut Kedepankan Civil Justice

Minggu, 28 November 2021 - 20:10 WIB
loading...
Minta Anak Buahnya Tak Bunuh KKB, KSAD Disebut Kedepankan Civil Justice
DPR mendukung pernyataan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada prajurit TNI di Papua untuk tidak berpikir ingin membunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - DPR mendukung pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada prajurit TNI di Papua untuk tidak berpikir ingin membunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) . KSAD dinilai mengedepankan civil justice dalam penanganan persoalan Papua.

"Dengan pernyataan Pak Dudung ini kan sudah jelas bahwa TNI yang masuk dalam tim penanggulangan teroris itu adalah masuk ke dalam kategori mereka ikut dalam mengedepankan civil justice, bukan act of war, itu yang paling utama secara teknis," ujar Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi dalam diskusi daring, Minggu (28/11/2021). Baca juga: KSAD Dudung ke Prajurit Kodam Kasuari: Cintai Masyarakat Papua Layaknya Mencintai Diri Sendiri

Politikus Golkar itu juga berpandangan bahwa pernyataan Dudung ini semakin melengkapi jarak TNI dalam penanganan konflik di Papua. Sebab Indonesia memutuskan mengkategorikan tindakan yang dilakukan KKB di Papua ke dalam kategori kriminal, bukan separatis. Sehingga penanganan yang dikedepankan yaitu hukum pidana.

"Karena tahun 2014-2019 itu sudah dikuatkan lagi revisi UU TPT (Tindak Pidana Terorisme), di situ jelas bahwa pemerintah itu mengambil jalan untuk mengatasi konflik di Papua itu seperti contohnya di Thailand Tengah, sehingga tidak ada bukan pemberantasan separatis, tetapi disebut kelompok kriminal bersenjata," jelasnya.

Selain itu, ia menyebut pernyataan Dudung tersebut juga menguatkan sistem koordinasi satu atap dalam penanggulangan kelompok KKB. Sehingga tidak ada kekhawatiran terjadinya act of war oleh militer dalam penanganan KKB.

"Di lain pihak memastikan penindakan lebih humanis, dan memastikan yang dikedepankan adalah civil justice, bukan act of war, seperti yang dikhawatirkan," pungkasnya.



Diberitakan sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pesan kepada seluruh prajurit, komandan satuan (Dansat) dan perwira TNI yang bertugas di Papua untuk mengamankan rakyat dari intimidasi kelompok radikal. Baca juga: Temui Prajurit Kasuari, KSAD: Jangan Berpikir Bunuh KKB Tapi untuk Amankan Rakyat Papua

”Prajurit-prajurit yang melaksanakan tugas di wilayah konflik seperti di wilayah Papua diminta untuk tidak berpikir ingin membunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tetapi bagaimana melaksanakan tugas negara untuk mengamankan masyarakat Papua yang saat ini diintimidasi oleh kelompok-kelompok radikal bersenjata,” ujar Dudung di depan para Perwira dan Komandan Satuan (Dansat) jajaran Kodam Kasuari di Aula Makodam Kasuari, Arfai, Papua Barat, Kamis (25/11/2021).
(kri)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1284 seconds (10.177#12.26)