KLB Deli Serdang Sebut Banyak Tokoh Senior Kecewa dengan SBY-AHY
Kamis, 25 November 2021 - 06:46 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir, AHY telah pula melukai hati banyak orang tua atau orang yang dituakan. "AHY pernah menuduh kudeta di Partai Demokrat yang dibekingi oleh orang dalam istana," ucapnya.
"Tuduhan itu tentu beralamat langsung kepada Presiden Jokowi karena hanya Presiden Jokowi yang menjadi atasan Pak Moeldoko," sambungnya.
Kemudian AHY juga menuduh pemerintah terlibat kudeta Partai Demokrat. Hal itu kata Rahmad, telah membuat hati Pak Yasonna Laoly, Menkumham terluka, dan telah pula membuat hati Mahfud MD, Menko Polhukam terluka.
"Tak cukup hanya sampai di situ. AHY melalui juru bicara partai, juga telah menuduh Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5, mengkudeta Presiden Gus Dur. Meski kemudian pernyataan itu direvisi, namun itu jelas sangat melukai hati Ibu Megawati Soekarnoputri dan hati keluarga Gus Dur yang sangat kita hormati," terang Rahmad.
Bahkan kata Rahmad, AHY juga terus berusaha menyeret Presiden Jokowi ke dalam kisruh Partai Demokrat dengan cara mengait-ngaitkan keterlibatan lembaga kepresiden seperti Kepala Staf Presiden kedalam konflik partai demokrat.
"Tuduhan itu tentu beralamat langsung kepada Presiden Jokowi karena hanya Presiden Jokowi yang menjadi atasan Pak Moeldoko," sambungnya.
Kemudian AHY juga menuduh pemerintah terlibat kudeta Partai Demokrat. Hal itu kata Rahmad, telah membuat hati Pak Yasonna Laoly, Menkumham terluka, dan telah pula membuat hati Mahfud MD, Menko Polhukam terluka.
"Tak cukup hanya sampai di situ. AHY melalui juru bicara partai, juga telah menuduh Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5, mengkudeta Presiden Gus Dur. Meski kemudian pernyataan itu direvisi, namun itu jelas sangat melukai hati Ibu Megawati Soekarnoputri dan hati keluarga Gus Dur yang sangat kita hormati," terang Rahmad.
Bahkan kata Rahmad, AHY juga terus berusaha menyeret Presiden Jokowi ke dalam kisruh Partai Demokrat dengan cara mengait-ngaitkan keterlibatan lembaga kepresiden seperti Kepala Staf Presiden kedalam konflik partai demokrat.
Lihat Juga :