Polri Sebut Kemenpan RB Telah Siapkan Posisi untuk 57 Eks Pegawai KPK

Selasa, 23 November 2021 - 18:37 WIB
loading...
Polri Sebut Kemenpan RB Telah Siapkan Posisi untuk 57 Eks Pegawai KPK
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, Kemenpan RB telah menyiapkan posisi untuk 57 eks pegawai KPK. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polri menyatakan Kementerian Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menentukan posisi untuk 57 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

"Sudah, Polri sudah mendapatkan posisi mana saja ya, dari Kemenpan RB sudah memberikan posisi mana saja yang bisa diisi oleh ke-57 eks pegawai KPK itu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Selasa (23/11/2021).

Meski begitu, Rusdi tak memaparkan posisi mana saja yang akan ditempati oleh 57 eks pegawai lembaga antirasuah tersebut. Menurut Rusdi, saat ini yang terpenting adalah, Polri sedang menggodok payung hukum untuk proses rekrutmen dari eks pegawai tersebut.

Baca juga: Eks Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Dinilai Tak Bisa Jadi PNS

"Sekarang hanya tinggal payung hukum yang sedang dipersiapkan Polri sehingga sekali lagi rekrutmen bisa berjalan dan juga legalitasnya bisa kita jaga sehingga prosesnya semuanya bisa berjalan dengan baik," ujar Rusdi.

Baca juga: Eks Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Dinilai Tak Bisa Jadi PNS



Rusdi mengungkapkan, posisi yang disiapkan oleh Kemenpan RB tentunya disesuaikan dengan latar belakang dari Novel Baswedan dan kawan-kawan tersebut. "Disesuaikan. Karena tidak semua ke-57 eks pegawai KPK itu kan penyidik atau penyelidik. Ada di bidang perencanaan, ada di bidang SDM, ada juga di bidang keamanan, ini kan akan disesuaikan ketika yang bersangkutan bekerja di KPK," ucap Rusdi.

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengusulkan rekrutmen 56 orang di antaranya sebagai ASN Polri. Pasalnya, Polri membutuhkan kemampuan dan pengalaman mereka dalam pemberantasan korupsi. Terkait hal itu, Sigit telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan hal tersebut.
(cip)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2230 seconds (11.97#12.26)