Farid Okbah Pernah Bertemu Jokowi di Istana, BIN Bantah Kecolongan

Selasa, 23 November 2021 - 15:03 WIB
loading...
Farid Okbah Pernah Bertemu...
BIN membantah tuduhan yang menyebut bahwasannya pihaknya telah kecolongan ketika Farid Okbah (kedua dari kiri), tersangka dugaan tindak terorisme bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara tahun lalu. Foto/Instagram @Faridokbah_official
A A A
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) membantah tuduhan yang menyebut bahwasannya pihaknya telah kecolongan ketika Farid Okbah , tersangka dugaan tindak terorisme bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara tahun lalu. Tuduhan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Kuasa Hukum Farid Okbah, Ismar Syafruddin.

Farid yang dikenal dengan nama beken UFO itu ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antitteror Polri beberapa waktu lalu bersama dua terduga teroris lain, yaitu Ahmad Zain An-Najah dan Anung Al-Hamat. Baca juga: Jejak Ustaz Farid Ahmad Okbah, Sering Unggah Foto saat Bersama Tokoh Nasional

"Pada dasarnya tidak ada pihak yang kecolongan terkait pengungkapan jaringan kelompok teroris Farid Okbah Cs ini," ujar Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto melalui keterangannya, Selasa (23/11/2021).

Dia mengatakan bahwa BIN selalu mengamati pergerakan kelompok teroris guna melakukan deteksi dini. Menurut dia, pihaknya melakukan kerja sama dengan Densus 88 Antiteror Polri, BNPT, hingga PPATK dalam tindakan pencegahan.

"BIN terus melakukan pengamatan terhadap jaringan kelompok teroris dalam rangka deteksi dini. Pengamatan dilakukan secara berkelanjutan melalui proses waktu yang panjang," katanya.

Dalam kaitan ini, lanjut Wawan, aparat keamanan terus bekerja dengan melengkapi bukti-bukti. Menurut dia, hal itu berdasarkan pada laporan intelijen bukan pro justisia.

"Penangkapan terduga teroris dilakukan oleh Densus 88 setelah ada bukti permulaan yang cukup, diperkuat dengan keterangan saksi maupun keterangan ahli sehingga akurat," ucapnya.

Wawan menjelaskan lebih lanjut, ketika bertemu Jokowi, Farid belum ditangkap kala itu. Atas hal itu, asas praduga tak bersalah terus dipegang.

"Sebelum ditangkap dalam sebuah proses hukum maka seseorang masih menjadi orang yang bebas, termasuk untuk bertemu dengan siapa pun atau menghadiri acara apapun. Kita tetap berpegang pada azas praduga tak bersalah," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pengacara Farid Okbah dkk, Ismar Syafruddin mengungkit kliennya yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Polri pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana.

Dengan adanya pertemuan itu, Ismar mempertanyakan tindak pidana terorisme terhadap kliennya. Bahkan, dirinya menyeret-nyeret institusi BIN terkait dengan pertemuan Jokowi dengan Farid.

"Kalau hal ini beliau terbukti sebagai salah seorang pelaku teroris, coba di mana muka teman-teman BIN? Berarti kecolongan membiarkan seorang teroris masuk Istana, loh sangat berbahaya ini, sangat kontradiktif ini," kata Ismar saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/11/2021).

Di sisi lain, Ismar menyebut keterlibatan Farid dengan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) itu hanya tuduhan-tuduhan belaka. Menurutnya, belum ada bukti Farid melakukan aksi teror. Baca juga: Diduga Terlibat Pendanaan Teroris, Farid Okbah dan Zain Terancam 15 Tahun Penjara

"Nah ini berbicara hukum, dari segi mananya beliau melakukan tindakan, kan harus konkret. Kalau namanya tindak pidana itu konkret dia melakukan aksi apa," tutur Ismar.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi dan Masyarakat...
Akademisi dan Masyarakat Sipil Tolak Draft Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Tangkap 7 Teroris Selama Momen Nataru
Densus 88 Tangkap 6...
Densus 88 Tangkap 6 Terduga Teroris di Aceh, Jakarta, Jabar, hingga Sulteng
Ini Peran 2 Terduga...
Ini Peran 2 Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Aceh
Densus 88 Tangkap 2...
Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Aceh
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Bekukan Yayasan Rumah Amal Jariyah di Merangin karena Terafiliasi NII
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Rekomendasi
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Berita Terkini
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved