Pisau Komando Raksasa Kopassus Menancap di Puncak Lalana Bogor, Ini Penampakannya

Rabu, 17 November 2021 - 07:35 WIB
loading...
Pisau Komando Raksasa...
Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan meninjau pembangunan Monumen Pisau Komando di Puncak Lalana Gunung Karst, Desa Cibadak, Ciampea, Kabupaten Bogor, Selasa (16/11/2021). Foto/Dok.Kopassus
A A A
BOGOR - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan meninjau pembangunan Monumen Pisau Komando di Puncak Lalana Gunung Karst, Desa Cibadak, Ciampea, Kabupaten Bogor , Selasa (16/11/2021). Monumen itu dibangun untuk menjaga kelestarian cagar budaya di Gunung Lalana.

Monumen setinggi 12 meter ini mulai dibangun pada Juni 2021 dengan dilapisi oleh bahan Baja. Pembangunannya pun membutuhkan waktu lama karena medan yang sulit dan faktor cuaca yang tidak menentu.

Puncak Gunung Lalana adalah gunung kapur yang berada di Ciampea dengan ketinggian 835 mdpl, dan daerah ini adalah lahan milik Kopassus. Gunung Lalana sebagian adalah daerah perbatuan karts dengan kondisi kemiringan yang tinggi dan licin ini menjadi tantangan bagi para pendaki khususnya Kopassus.

Baca juga: Prajurit Kopassus Kuasai Lomba Menembak Dankormar Cup 2021

"Selain sebagai lokasi latihan Korps Baret Merah, juga beberapa kali dilaksanakan ekspedisi oleh para personil batalyon 14 grup 1 Kopassus. Ekspedisi merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta menelusuri potensi sumber daya yang ada di Kawasan Gunung kapur Lalana," jelas Penerangan Kopassus dalam keterangan tertulis, Selasa (16/11/2021).

Di Gunung Lalana juga terdapat dua goa yang memiliki nilai sejarah. Pertama Goa Badrika, merupakan goa tipe vertikal dengan kedalaman sekitar 150 meter dan memiliki beberapa lobang bibir goa sebagai pintu masuk ke dalam goa.

Di sana terdapat tujuh pits dengan ukuran bervariatif serta memiliki ornamen yang masih produktif, aktif, dan berproses. Di ujung goa terdapat timbunan longsoran yang mengakibatkan penumpukan sedimen pelapukan karts.

Goa kedua yakni Goa Tirtasena merupakan goa tipe vertikal dengan kedalaman sekitar 90 meter memiliki dua pits dengan lubang goa bervariatif. Goa tersebut memiliki dasar yang menyempit dan terdapat sumber air yang cukup lebar dan dalam.

"Selain itu juga ditemukan berbagai jenis flora dan fauna serta berbagai bentuk artefak yang kemungkinan besar merupakan peninggalan dari Kerajaan Taruma Negara yang luput dari catatan sejarah," ujar Kopassus.

Di areal Gunung Lalana dibangun pos penjagaan sebagai awal akses pintu masuk menuju puncak Gunung Lalana, pos ini dibangun untuk mempermudah pengecekan bagi siapa saja yang berkunjung ke Gunung Lalana. Pos itu juga berfungsi sebagai tempat istirahat tim jaga yang berada di puncak Gunung Lalana.

"Diharapkan ke depan Puncak Lalana dapat dijadikan sebagai tempat objek wisata dan cagar budaya guna memelihara kearifan lokal nusantara," ujarnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Tangis Istri Kacab Bank...
Tangis Istri Kacab Bank Pecah di Ruang Sidang Ungkap Doa Anak Minta Ayahnya Pulang Sebentar
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Rekomendasi
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Berita Terkini
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved